BKG

Budhiardjo, Meyta Yustianingsih (2018) Urgensi Pencabutan Hak Kewarganegaraan Bagi Warga Negara Indonesia Yang Bergabung Dengan Islamic State Of Iraq And Syria (Isis). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Skripsi ini di latar belakangi oleh banyaknya warga Indonesia yang tertarik untuk bergabung dengan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), dimana ISIS ini mendeklarasikan diri sebagai Negara, namun sesungguhnya belum jelas bagaimana status ISIS di dalam hokum internasional. Penelitian ini juga membahas tentang apa urgensi dari pencabutan hak kewarganegaraan bagi warga Negara Indonesia yang bergabung dengan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui status ISIS dalam dunia internasional serta untuk menganalisis terkait urgensi dari pencabutan hak kewarganegaraan Warga Negara Indonesia yang bergabung dengan ISIS. Penelitian ini merupakan penelitian hukum, dengan pendekatan penelitian menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach) yaitu pendekatan dengan cara menelaah undang-undang dan regulasi yang berkaitan dengan isu hukum dalam penelitian ini. Jenis bahan hukum terdapat Bahan Hukum Primer, Bahan Hukum Sekunder dan Bahan Hukum Tersier yang dianalisis dengan menelaah pada aturan hukum yang sebelumnya yang dianggap kurang efektif dan memberikan solusi aturan hukum baru yang lebih efektif. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat diketahui bahwa program deradikalisasi hanya digunakan sebagai cara utama untuk mendapatkan informasi dan Pemerintah harus bersikap tegas dengan mencabut hak kewarganegaraan bagi warga Negara Indonesia yang baru pulang dari ISIS untuk menimbulkan efek jera sekaligus juga untuk melindungi masyarakat kita dari pengaruh radikalisme dan terorisme.

English Abstract

This thesis is in the background by many Indonesians who are interested in joining the Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), where ISIS declares itself as a State, but in fact it is not clear how ISIS is in international law. This study also discusses the urgency of revoking citizenship rights for Indonesian citizens who join the Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). The purpose of this study was to analyze and know the status of ISIS in the international world and to analyze the urgency of revoking citizenship rights of Indonesian citizens who joined ISIS. This research is a legal research, with a research approach using the statute approach, namely the approach by examining laws and regulations relating to legal issues in this study. The types of legal material are Primary Legal Material, Secondary Legal Material and Tertiary Legal Material which are analyzed by examining the previous legal rules which are considered to be less effective and provide solutions to new legal rules that are more effective. Based on the results of this study it can be seen that the deradicalization program is only used as the main way to get information and the Government must be firm by revoking citizenship rights for Indonesian citizens who have just returned from ISIS to create a deterrent effect as well as to protect our society from the influence of radicalism and terrorism.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FH/2018/418/051811451
Uncontrolled Keywords: Kewarganegaraan, Pencabutan, Warga Negara, Islamic State Of Iraq And Syria,
Subjects: 300 Social sciences > 342 Constitutional and administrative law > 342.08 Jurisdiction over persons > 342.083 Citizenship and nationality
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: soegeng
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/161839
Text
Meyta Yustianingsih Budhiardjo.pdf
Restricted to Repository staff only

Download

Actions (login required)

View Item View Item