BKG

Azmi, Maharani Audina and Febriana, Della Arista (2017) Kajian Besar Tegangan Listrik dan Jenis Elektroda pada Elektrokoagulasi untuk Penyisihan Ion Kalsium. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Elektrokoagulasi merupakan salah satu metode yang digunakan untuk penyisihan polutan dalam air. Pada metode ini arus listrik dialirkan melalui elektroda sehingga pada anoda akan terjadi reaksi oksidasi dan pada katoda akan terjadi reaksi reduksi air serta evolusi hidrogen. Anoda yang teroksidasi akan membentuk ion metal terlarut dalam air dan membentuk metal hidroksida sebagai koagulan yang mampu menyisihkan polutan. Elektrokoagulasi dipengaruhi oleh beberapa parameter seperti jenis elektroda, tegangan, pH awal, konsentrasi larutan, konduktivitas, temperatur, dan lain-lain. Kesadahan merupakan parameter yang diukur dari jumlah ion kalsium dan magnesium, yang pada konsentrasi tinggi akan menyebabkan timbulnya kerak pada peralatan pada pabrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh besar tegangan dan jenis elektroda dalam penyisihan ion Ca2+ pada air Sungai Brantas sintetik dengan proses elektrokoagulasi sebagai salah satu upaya pemurnian utilitas air pabrik. Air sungai sintetik yang digunakan berupa larutan CaCl2 dengan kondisi yang disesuaikan dengan air Sungai Brantas yaitu pada pH 7-8 dan konsentrasi Ca2+ sebesar 200 ppm. Rangkaian elektrokoagualasi terdiri atas power supply, kabel tembaga, penjepit elektroda, anoda dan katoda, serta larutan elektrolit air sungai sintetik. Prosedur elektrokoagulasi dilakukan selama 120 menit dengan variasi tegangan 20 V, 25 V, dan 30 V, serta jenis elektroda Al – Fe dan Al – C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar tegangan listrik yang digunakan maka semakin besar penyisihan kesadahan ion Ca2+. Penggunaan konfigurasi elektroda Al – C memiliki penyisihan ion Ca2+ terbesar. Penyisihan terbesar terjadi pada tegangan 30 volt untuk elektroda Al – C (74,54%) dan Al – Fe (71,45%). Pada tegangan 25 volt penyisihan Ca2+ menggunakan Al – Fe (69,10%) lebih besar dibandingkan Al – C (34,78%) diduga karena katoda ikut terlarut. Sedangkan pada tegangan 20 volt, penyisihan ion Ca2+ menggunakan elektroda Al – Fe tidak terjadi perubahan yang signifikan yaitu 2,49%.

English Abstract

Electrocoagulation is one of methods to reduce pollutants in water. Electrocoagulation uses current channeled through electrodes so that on anode surface, exidation occurs and on cathode surface, water reduction as well as hydrogen evolution occur. Anode material will be oxidized into soluble metal ion which will form into metal hydroxide as coagulant that can reduce water pollutant. Electrocoagulation is influenced by parameters such as electrode materials, potential, initial pH, concentration, conductivity, temperature and many more. Hardness is a parameter measured by the amount of calcium and magnesium ions, which at high concentrations will form into crust on equipments in chemical plants. This research was intended to know the effect of voltage and electrode material in removal of Ca2+ ion in water by electrocoagulation process as one of purification treatment of factory water utility. CaCl2 was used as the synthetic river water which conditions were adapted to Sungai Brantas water at pH 7-8 and Ca2+ concentration of 200 ppm. The electrocoagulation system consisted of power supply, copper cable, electrode clamps, anode and cathode, and synthetic river water electrolyte solution. The electrocoagulation procedure was performed for 120 min with potential variations of 20 V, 25 V, and 30 V, and Al – Fe and Al – C electrodes. This research resulted that the higher potential applied, the higher the efficiency of Ca2+ hardness ion removal. The use of Al – C configuration resulted in the highest Ca2+ ion removal efficiency. The highest removal efficiencies was obtained when 30 V potential was used for both use of Al – C electrode (74,54%) and Al – Fe (71,45%). At 25 Volt, the removal of Ca2+ using Al – Fe (69.10%) was greater than Al – C (34.78%) thought to be due to dissolved cathode. At 20 Volt, removal of Ca2+ ion using Al – Fe electrode did not change significantly that is 2,49%.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2017/686/051707279
Uncontrolled Keywords: elektrokoagulasi, elektroda, tegangan, koagulan, ion Ca2+
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 628 Sanitary engineering > 628.3 Sewage treatment and disposal
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Kimia
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/1615
Text
Maharani Audina Azmi and Della Arista Febriana.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item