BKG

Hariyadi, Achmad (2013) Studi Ketersediaan AirTanah Guna Menentukan Pola Pemberian Air Untuk Kebutuhan Irigasi Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto,. Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Kecamatan Mojosari merupakan salah satu kecamatan yg tidak terdapat irigasi air permukaan, karena itu pertanian di kecamatan mojosari sangat mengandalkan airtanah untuk meningkatkan produktivitas pertaniannya, Sehingga dari ketersediaan debit airtanah yang ada di kecamatan mojosari kita mencoba untuk memanfaatkan debit airtanah yang tersedia secara maksimal dengan alternative pola tanam, Dalam studi ini terlebih dahulu kita lakukan Uji sumur dan Uji Aquifer untuk mengetahui kondisi sumur dilihat dari nilai C,Fd dan T, serta berapa besar debit eksisting pada sumur-sumur produksi yang ada di Kecamatan Mojosari. Untuk mencegah terjadinya lagi kekurangan air irigasi pada daerah studi, maka di buat metode pemberian air secara rotasi dilihat dari kebutuhan neraca air pada setiap DI, dan dari 7 sumur produksi terdapat 5 DI (daerah irigasi) dan dari hasil analisis neraca kebutuhan air di ke 5 DI (daerah irigasi) diketahui hampir seluruhnya mengalami kekurangan air, sehingga perlu di lakukan metode pola pemberian air secara rotasi. Metode pola pemberian air secara rotasi dapat membantu mengatasi kekurangan air yang terjadi di Kecamatan Mojosari, dan dari hasil perhitungan metode pola pemberian air secara rotasi di dapat hasil jumlah blok kwarter, periode jadwal pemberian air, mulai dari hari, lama pemberian air (jam). Metode ini juga diharapkan dapat meningkatkan tingkat kesadaran dan disiplin para petani untuk pengoperasian pompa dan sumur produksi, serta untuk menjaga dan mempertahankan kondisi sumur dan mesin pompa agar usia gunanya bisa lebih lama, sehingga tidak terjadi lagi kekurangan air di Kecamatan Mojosari.

English Abstract

Mojosari District is one district that does not have surface water irrigation. refore agriculture on districts Mojosari relies heavily on groundwater to increase agricultural productivity. So, from availability of groundwater discharge at district Mojosari we try to take advantage of available groundwater discharge up with an alternative planting pattern. In this study, first we did well test and aquifer test to determine condition seen from value of C, Fd and T, as well as how much of existing discharge on production wells in District Mojosari. To prevent fur r shortages of irrigation water in study area, methods of water provision by rotation seen on water balance of needs of each irrigated area, and from 7 production wells contained 5 irrigated area and from results of analysis to balance needs of water in 5 irrigated area is known almost entirely deprived of water, so it is necessary to do method of water provision in rotation pattern. Method of water provision rotation patterns can help overcome shortage of water that occurred in District of Mojosari, and results of calculation method of water provision in rotation pattern get result in amount of quaternary blocks, water supply schedule period, starting from day, duration of water provision (hours). This method is also expected to increase level of awareness and discipline of farmers on pump operation and production wells, as well as to preserve and maintain condition of wells and pumps that use age may take longer, so re is no longer a shortage of water irrigation in District of Mojosari.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: TES/631.587/HAR/s/041400153
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: S2 / S3 > Magister Teknik Pengairan, Fakultas Teknik
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/158906
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item