BKG

InnaHerliana, (2009) Profil Hubungan GDF9 (Growth Differentiation Factor 9), TNF! (Tumour Necrosing Factor !) dan PGE2 (Prostaglandin E2) Hasil Isolasi dari Pasien Endometriosis. Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Fertilitas pada wanita tergantung pada proses folikulogenesis normal. Beberapa kondisi menyebabkan gangguan folikulogenesis sehingga terjadi infertilitas. Endometriosis merupakan salah satu penyebab infertilitas pada wanita yang dikarakterisasi dengan adanya jaringan endometrial fungsional di luar uterus. Terdapat peningkatan aktivitas makrofag pada rongga peritoneal pasien endometriosis sehingga terjadi peningkatan sekresi sitokin seperti TNFC ( Tumour Necrosing Factor  ) yang menyebabkan terjadinya apoptosis sel granulosa sehingga menurunkan kualitas oosit penderita endometriosis. Peningkatan aktivitas sitokin juga menyebakan terjadinya peningkatan sintesis PGs (Prostaglandin) yang berperan dalam patofisiologi endometriosis. Terdapat pula molekul protein yang mengalami perubahan ekspresi akibat adanya lesi endometriosis yaitu GDF9 ( Growth Differentiation Factor 9 ) yang akan mengakibatkan hambatan folikulogenesis bila mengalami penurunan ekspresi. Kondisi perubahan ekspresi GDF9, TNFC dan PGs perlu dipahami untuk memahami patogenesis endometriosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil protein GDF9 pada pasien endometriosis, mengetahui kadar TNFC dan PGE2 serta mengetahui hubungan antara GDF9 dengan TNFC dan PGE2 pada pasien endometriosis. Sampel penelitian diperoleh dari pasien infertil yang datang ke RSUD dr. Soetomo Surabaya dan diperiksa dengan laparoskopi. Melalui laparoskopi ditentukan klasifikasi penyakit berdasarkan ASRM ( American Society of Reproductive Medicine ) serta diaspirasi cairan folikel dan cairan peritonealnya. GDF9 diisolasi dari cairan folikel lalu dilihat profilnya dengan elektroforesis SDS PAGE, Western Blotting, pewarnaan glikoprotein dan pengukuran kadar GDF9 dengan teknik ELISA. TNFC dan PGE2 diisolasi dari cairan peritoneal dan diukur kadarnya melalui teknik ELISA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa protein GDF9 yang diisolasi dari cairan folikel pasien endometriosis memiliki berat molekul 54 kDa dan merupakan molekul glikoprotein. Kadar glikoprotein mengalami penurunan pada kelompok endometriosis berat. Demikian pula dengan kadar protein GDF9 mengalami penurunan pada kelompok endometriosis berat. Kadar TNFC dan PGE2 mengalami peningkatan pada kelompok endometriosis berat. Pada stadium penyakit yang lebih berat memiliki kadar GDF9 yang lebih rendah sebagai akibat tingginya kadar TNFC. Aktivasi makrofag yang menyebabkan peningkatan PGE2 juga mengakibatkan efek penurunan ekspresi GDF9.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: TES/616.994/HER/p/2009/040900141
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 616 Diseases > 616.9 Other disease
Divisions: S2 / S3 > Magister Fisika, Fakultas MIPA
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/158482
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item