BKG

Rachmawati, Aniek (2013) Hubungan Skor Ultrasonografi Nishiura dan Skor Child-Pugh dalam Menentukan Derajat Sirosis Hepatis. Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Ultrasonografi mempunyai beberapa keunggulan diantaranya tidak invasif, murah, aman diulang untuk evaluasi rutin, dan akurat untuk menilai perubahan patologis pada pasien sirosis hepatis. Skor ultrasonografi dari parameter bentuk sudut, permukaan hepar, dan ekho parenkim hepar, dengan mengkombinasikan probe frekuensi rendah dan tinggi yang ditemukan oleh Nishiura, telah diketahui mempunyai hubungan yang signifikan dengan derajat fibrosis pada biopsi. Sistem skor ini tepat memprediksi sirosis dengan sensitivitas 100%. Penelitian lain melaporkan bahwa beberapa parameter ultrasonografi lain (asites, nodul, trombosis vena porta) berhubungan dengan beratnya sirosis. Tujuan penelitian ini adalah mencari hubungan antara skor ultrasonografi Nishiura dan parameter ultrasonografi lain (asites, nodul, dan trombus vena porta) dengan klasifikasi Child-Pugh, dalam menentukan derajat sirosis hepatis. Penelitian ini merupakan studi deskriptif analitik dengan metode cross sectional. Tigapuluh tujuh pasien sirosis hepatis diikutkan dalam penelitian, dipilih dengan cara consequtive sampling. Sampel diklasifikasikan menjadi Child A, B, dan C berdasarkan klasifikasi Child-Pugh. Kriteria eksklusi meliputi pasien sirosis hepatis dengan penyakit lain diantaranya penyakit ginjal kronis, gagal jantung, malignansi, dissiminated tuberculosis, dan penyakit lain yang memberikan gambaran patologi difus pada ultrasonografi. Ultrasonografi menggunakan alat GE Logic S6, dengan probe berfrekuensi 3,5 MHz dan 12 MHz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel sirosis hepatis terbanyak laki-laki (70,3 %) pada dekade ke-5 dan 6 (64,8 %), keluhan terbanyak hematemesis melena (29,7%) dan asites (27%), 86,5% sampel fibrosis berat (skor ultrasonografi Nishiura ≥6), dan terbanyak (40,5%) mempunyai klasifikasi Child B. Skor total dari ultrasonografi berdasar Nishiura tidak berhubungan signifikan dengan klasifikasi Child-Pugh (p = 0.167), namun parameter bentuk sudut dan ekho parenkim hepar berhubungan signifikan (p = 0,044 dan 0,035). Asites merupakan parameter terkuat yang menentukan klasifikasi Child-Pugh dibanding parameter Child-Pugh yang lain (p = 0,000, Spearman`s rho 0,808). Asites baik sedikit atau banyak dan nodul lebih dari 2 cm dapat digunakan untuk memperkirakan Child B, sedangkan trombus vena porta (obstruksi parsial maupun total) untuk memperkirakan Child C. Skor asites, nodul, dan trombus vena porta berhubungan signifikan dengan beratnya derajat sirosis hepatis (p = 0,000, Spearman`s rho = 0,731). Tidak ada hubungan signifikan antara trombus vena porta dengan skor INR/status hiperkoagulopati (p = 0,469).

English Abstract

Ultrasonography have some advantages such as non invasive, inexpensive, repeatable, and accurate for determining pathological changes in cirrhotic patient. Ultrasonographic score of liver edge, liver surface, and liver echoparenchymal texture using both low and high frequency probes by Nishiura has known had significant correlation with fibrosis stage obtained based on biopsy finding in patient with liver cirrhosis. This scoring system correctly predict cirrhosis with sensitivity 100%. O r studies indicate that re are some liver ultrasonographics parameters (asites, nodul, portal vein thrombosis) correlating with severity of cirrhosis. aim of this study is to assest correlation between ultrasonographic score by Nishiura and o r ultrasonographic parameters with Child-Pugh score, for determining degree of liver cirrhosis. This study is analytic-descriptive with cross sectional method. Thirty seven consequtive patients with cirrhosis enrolled in this study. Child`s grading into A, B, and C was done by modified Child-Pugh scoring method. Exclusion criteria were cirrhotic patients with o r disease such as chronic kidney disease, malignancy, heart failure, dissiminated tuberculosis, and o r diffuse liver disease. Ultrasonography was performed by GE Logic S6 machine, with an insonating frequency of 3.5 MHz and 12 MHz. results of this study describe that 70.3% sample is men, in 5-6 decade of age (64.8 %). most symtomps is hematemesis melena (29.7%) n asites (27%). 86.5% sampel is severe fibrosis (ultrasonographic skor ≥6), most with Child B (40.5%). No significant correlation between total score of Nishiura with Child-Pugh classification (p = 0.167). However, liver edge, and liver echoparenchymal texture have significant correlation with Child-Pugh classification (p = 0.044 dan 0.035). Ascites is strongest parameter determining degree of Child-Pugh classification n o r parameters in Child-Pugh (p = 0.000, Spearman`s rho 0.808). Ascites, nodul, and portal vein thrombosis have significant correlation with Child-Pugh classification (p = 0.000, Spearman`s rho = 0.731). present of ascites and nodul more than 2 cm can predict Child B, and portal vein thrombosis can predict Child C. No correlation between INR score and portal vein thrombosis (p = 0.469).

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: TES/616.362/RAC/h/041311824
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 616 Diseases > 616.3 Diseases of digestive system
Divisions: Profesi Kedokteran > Spesialis Radiologi, Fakultas Kedokteran
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/158346
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item