BKG

Annashri, Aliffian Fahmy (2017) Pertanggungjawaban Pidana Perdagangan Gading Gajah Afrika Yang Diperjual-Belikan Di Wilayah Republik Indonesia. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Penelitian ini mengungkapkan permasalahan hukum mengenai pertanggungjawaban pidana perdagangan gading gajah afrika yang diperjual-belikan di wilayah republik Indonesia. Penelitian ini dilatar belakangi oleh tidak adanya pengaturan secara jelas pada Undang-undang Nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya mengenai satwa yang bukan berasal dari Indonesia yang diperjual-belikan di Wilayah Indonesia khususnya pada gading gajah afrika. Berdasarkan Fakta diatas, penelitian ini mengangkat rumusan masalah Bagaimana pertanggungjawaban pidana perdagangan gading gajah Afrika yang diperjual-belikan di Wilayah Republik Indonesia? Penilitian ini merupakan penelitian hukum normatif dan menggunakan metode yuridis normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan. Bahan hukum primer dan sekunder yang didapatkan penulis dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif analitis dimana hasil penelitian ini berusahan memberikan gambaran secara menyeluruh, mendalam tentang suatu keadaan atau gejala yang diteliti. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa Pertanggungjawaban pidana terhadap perdagangan gading gajah afrika yang diperjual-belikan di wilayah Republik Indonesia adalah belum diatur secara khusus menurut peraturan-perundang-undangan. Akibat dari tidak diaturnya pertanggung jawaban pidana terhadap perdagangan satwa yang berasal dari luar, membuat leluasa para pelaku eksploitasi satwa liar untuk memanfaatkan celah hukum ini.

English Abstract

This study investigates the legal issues concerning criminal liability of African elephants’ ivory trade in the territory of the republic of Indonesia. This research is based on the non-existent of clear regulation on Law Number 5 of 1990 concerning the conservation of biological natural resources and its ecosystem concerning non- Indonesian wildlife that are traded in the Territory of Indonesia especially on African elephants’ ivory. Based on the above facts, the research problem of this study is how is the criminal liability of African elephants’ ivory trade in the territory of the Republic of Indonesia? This study is a normative legal research and used normative juridical method by using statute approach. The primary and secondary legal materials obtained by the writer were analyzed using analytical descriptive analytical techniques in which the results of this study attempted to provide a thorough, in-depth description of a condition or symptoms studied. The results of the study indicated that the criminal liability to trade of African elephants’ ivory traded in the territory of the Republic of Indonesia is not yet regulated specifically according to the laws and regulations. As a result the perpetrators of wild life exploitation become unimpeded in comminting the crimeby benefiting from the absence of this regulation.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FH/2017/136/051705702
Uncontrolled Keywords: Pertanggungjawaban, Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya
Subjects: 300 Social sciences > 346 Private law > 346.04 Property > 346.046 Government control and regulation of specific kinds of land and natural resources > 346.046 954 Government control and regulation of specific kinds of land and natural resources (Animals)
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Kustati
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/1583
Text
Aliffian Fahmy Annashri.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item