BKG

Salim, KatarinaPurnomo (2014) Efek Imunomodulator Fraksi Tak Tersabunkan Distilat Asam Lemak Minyak Sawit (Ftt-Dalms) pada Mencit Putih Jantan (Mus Musculus) yang Diinfeksi dengan Salmonella Typhimurium. Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Lingkungan di sekitar manusia mengandung berbagai jenis unsur patogen, misalnya bakteri, virus, fungus, protozoa dan parasit yang dapat menyebabkan infeksi pada manusia. Infeksi yang terjadi pada manusia umumnya singkat dan jarang meninggalkan kerusakan permanen. Hal ini disebabkan tubuh manusia memiliki suatu sistem yaitu sistem imun yang melindungi tubuh terhadap unsur-unsur patogen. Limfosit merupakan sel yang berperan penting dalam sistem imunitas karena kemampuannya dalam mengendalikan system imun seluler dan humoral dalam menghadapi antigen. Adapun beberapa mediator yang disebut sitokin dalam mengendalikan respons imun diantaranya adalah Interferon - γ (IFN - γ) yang diproduksi oleh sel T dan Immunoglobulin -G (Ig-G) yang diproduksi oleh sel B. DALMS merupakan hasil samping pengolahan minyak sawit yang dihasilkan pada tahap deodorisasi. DALMS masih mengandung beberapa senyawa fitokimia seperti vitamin E (tokoferol dan tokotrienol), fitosterol, dan skualen. Senyawa bioaktif multikomponen yang terkandung DALMS tersebut terdapat pada fraksi tidak tersabunkan sehingga untuk mendapatkannya harus dipisahkan dari fraksi tersabunkan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh produk FTT DALMS terhadap jumlah limfosit, kadar IFN- γ, dan kadar Ig -G yang di uji pada mencit putih jantan yang diinduksi Salmonella typhimurium secara in vitro. Penelitian yang digunakan adalah True Experimental Design: Post Test Only Control Group Design. Sedangkan pemilihan objek penelitian untuk pengelompokan dan pemberian perlakuan menggunakan RAL (Rancangan Acak Lengkap). Data dalam penelitian ini meliputi data kuantitatif yang akan dianalisis secara statistika. Data kuantitatif ini meliputi jumlah sel limfosit, kadar IFN- γ dan Ig-G. Untuk uji hipotesis dilakukan menggunakan t-test , uji statistik analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji perbandingan Beda Nyata Terkecil (BNT) dengan selang kepercayaan 5%. Apabila data tidak memenuhi asumsi maka dilakukan uji nonparametrik. Analisis secara statistik ini dibantu menggunakan program Genstat 16.0 . Hasil penelitian menunjukan, pemberian FTT DALMS dapat meningkatkan jumlah limfosit dan kadar IFN- γ meskipun secara statistik pemberian dengan skualen dan FTT dengan 5 variasi dosis tersebut tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan ( α =0,05). Sedangkan terhadap kadar Ig-G, FTT DALMS belum mampu menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan dengan kelompok kontrol negatif meskipun secara statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan ( α =0,05). Secara keseluruhan dosis, pemberian FTT 500 mg/kgBB menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan dosis yang lainnya (50 mg/kgBB, 100 mg/kgBB, dan 200 mg/kgBB) meskipun tidak berbeda secara signifikan.

English Abstract

Environment around humans contains a variety of elements of pathogens, such as bacteria, viruses, fungus, protozoa and parasites that can cause infections in humans. Infections that occur in humans are generally short and rarely leave permanent damage. This is due to the human body has an immune system which is a system that protects the body against pathogenic elements. Lymphocytes are cells that play an important role in the immune system due to its ability in controlling the cellular and humoral immune system in the face of the antigen. As several mediators called cytokines in controlling the immune response include interferon-γ (IFN-γ) produced by T cells and immunoglobulin-G (Ig-G) produced by B cells PFAD is a by product of processing palm oil produced in deodorization stage. PFAD still contain several phytochemical compounds such as vitamin E (tocopherols and tocotrienols), phytosterols, and squalene. Multicomponent bioactive compounds contained PFAD was found in fractions are not saponified, so to get to be separated from saponified fraction. This study aims to determine the effect of USF products PFAD the number of lymphocytes, levels of IFN-γ, and Ig-G levels were tested on male white mice with Salmonella typhimurium induced in vitro. Study is a True Experimental Design: Post Test Only Control Group Design. While the selection of research objects for grouping and administration of treatment using CRD (completely randomized design). The data in this study includes quantitative data that will be analyzed statistically. Quantitative data includes the number of lymphocytes, levels of IFN-γ and Ig-G. To test the hypothesis performed using t-test, a statistical test analysis of variance (ANOVA) followed by Least Significant Difference comparison test (LSD) at 5% confidence interval. If the data does not meet the assumptions of the non-parametric test. Statistical analysis using the program assisted GENSTAT 16.0. The results showed, giving USF PFAD can increase the number of lymphocytes and the levels of IFN-γ although statistically administration with squalene and USF with 5 variations of the dose showed no significant difference (α = 0.05). While the levels of Ig-G, USF PFAD not been able to show an increase compared with the control group showed negative though statistically significant difference (α = 0.05). Overall dose, administration USF 500 mg / kg showed better results compared with other doses (50 mg/kg, 100 mg/kg, and 200 mg/kg) although not significantly different.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: TES/612.397/SAL/e/041406064
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 612 Human Physiology > 612.3 Digestive system
Divisions: S2 / S3 > Magister Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian
Depositing User: Endro Setyobudi
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/157964
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item