BKG

Pratiwi, PeersisDwi (2013) Dampak Kebijakan Pajak Ekspor terhadap Kinerja Ekspor CPO (Crude Palm Oil), Produksi, dan Konsumsi Minyak Goreng di Pasar Domestik. Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Pertanian merupakan sektor utama yang membentuk perekonomian masyarakat Indonesia. Sektor pertanian yang cenderung berkembang dan juga memiliki prospek baik ke depan adalah sektor perkebunan kelapa sawit. Saat ini industri kelapa sawit cukup marak dibicarakan, karena dunia saat ini sedang ramai-ramainya mencari sumber energi baru pengganti minyak bumi yang cadangannya semakin menipis. Salah satu alternatif pengganti tersebut adalah Crude Palm Oil (CPO). Potensi yang dimiliki Indonesia dalam memproduksi CPO mengantarkan Indonesia sebagai produsen dan eksportir CPO terbesar dunia. Dengan berperannya sebagai eksportir CPO terbesar dunia, maka masing-masing eksportir akan berupaya untuk melakukan ekspor secara besar-besaran apabila harga CPO internasional sedang meningkat dibandingkan untuk memenuhi pasokan dalam negeri. Hal ini akan berdampak pada industri turunan CPO yang didominasi oleh industri minyak goreng yang juga merupakan salah satu kebutuhan pokok sebagian besar penduduk Indonesia. Industri ini akan mengalami kesulitan dalam mendapatkan bahan baku, sehingga produksinya akan menurun dan harga minyak goreng meningkat drastis. Menyadari dampak tersebut, pemerintah mengeluarkan kebijakan perdagangan di sektor industri CPO yang berupa pajak ekspor guna membatasi ekspor CPO. Adanya pajak ekspor CPO akan mempengaruhi volume ekspor CPO, yang secara tidak langsung akan mempengaruhi keseimbangan pasar industri hilirnya, yaitu industri minyak goreng sawit yang akan dicerminkan melalui harga minyak goreng sawit di pasar dalam negeri. Dalam penelitian ini memiliki beberapa tujuan penelitian. Tujuan penelitian tersebut antara lain (1) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja ekpor CPO Indonesia (2) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi dan konsumsi minyak goreng Indonesia (3) Menganalisis dampak kebijakan pajak ekspor terhadap perilaku ekspor komoditi CPO, produksi, serta konsumsi minyak goreng Indonesia. Seluruh persamaan menunjukan hasil yang semuanya adalah overidentified . Maka dari itu analisis dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan model ekonometrika dengan sistem persamaan simultan (2SLS) yang meliputi analisis perilaku penawaran dan permintaan dan validasi model. Hasil analisis menunjukan bahwa ekspor CPO Indonesia dipengaruhi secara nyata oleh harga dunia CPO, kebijakan pajak ekspor CPO, dan ekspor CPO Indonesia pada tahun sebelumnya. Sedangkan, ekspor CPO Malaysia dan nilai tukar tidak berpengaruh secara nyata terhadap ekspor CPO Indonesia. Produksi domestik minyak goreng dipengaruhi secara nyata oleh ekspor CPO Indonesia, lahan perkebunan kelapa sawit, dan produksi minyak goreng pada tahun sebelumnya. Sedangkan, harga domestik minyak goreng dan upah riil tenaga kerja tidak berpengaruh secara nyata terhadap produksi domestik minyak goreng. Sedangkan, konsumsi domestik minyak goreng dipengaruhi secara nyata oleh harga domestik minyak goreng, produksi domestik minyak goreng dan konsumsi domestik minyak goreng pada tahun sebelumnya. Sedangkan, harga domestik minyak kelapa dan pendapatan nasional tidak berpengaruh secara nyata terhadap konsumsi domestik minyak goreng. Dan berdasarkan hasil hasil simulasi dampak peningkatan kebijakan pajak ekspor CPO mengakibatkan penurunan ekspor CPO impor minyak goreng. Selain itu, meningkatkan produksi domestik minyak goreng, konsumsi domestik minyak goreng dan harga minyak goreng sawit.

English Abstract

Agriculture is a major sector of the economy that make up Indonesia. The agricultural sector is likely to evolve and also has a good prospect for the future is the palm oil sector. Currently palm oil industry is rampant discussed, because the world is currently busy-hectic search for new energy sources instead of petroleum reserves are dwindling. One such alternative is the Crude Palm Oil (CPO). Potential of Indonesias CPO production to deliver Indonesia as the largest producer and exporter of palm oil world. With the involvement of the worlds biggest palm oil exporter, the exporter will each attempt to export on a large scale if the international CPO prices are on the rise compared to meet domestic supply. This will have an impact on the derivative industry is dominated by industrial cooking oil which is also one of the most basic needs of the population of Indonesia. The industry will have difficulty in obtaining raw materials, so that production will decrease and the price of cooking oil has increased dramatically. Realizing the impact, the government issued a policy of trade in the industrial sector in the form of CPO export tax to limit exports of CPO. The existence of CPO export tax would affect CPO export volume, which will indirectly affect the market balance downstream industry, namely palm oil industry which will be reflected through the price of palm oil in the domestic market. In this research study has several objectives. The research objectives include (1) analyze the factors that affect the performance of Indonesias CPO exports (2) analyze the factors that influence the production and consumption of cooking oil Indonesia (3) analyze the impact of the export tax policy on CPO export behavior, production, and Indonesian cooking oil consumption. The whole equation shows that all results are overidentified. Thus the analysis performed in this study using an econometric model of the system of simultaneous equations (2SLS) which includes the supply and demand behavior analysis and model validation. Results of the analysis showed that the Indonesian CPO exports significantly influenced by the world price of crude palm oil , crude palm oil export tax policy , and the Indonesian CPO exports in the previous year . Meanwhile , Malaysias palm oil exports and the exchange rate does not influence on Indonesian CPO exports . Domestic production of cooking oil is influenced significantly by the Indonesian CPO exports , palm oil plantations , and the production of cooking oil in the previous year . Meanwhile , the domestic price of cooking oil and the real wages of labor does not influence on the domestic production of cooking oil . Meanwhile , domestic consumption of cooking oil is influenced significantly by the domestic price of cooking oil , cooking oil domestic production and domestic consumption of cooking oil in the previous year . Meanwhile , domestic oil prices and national income does not influence on the domestic consumption of cooking oil . And based on the simulation results of the impact of an increase in export tax policies lead to lower CPO export import cooking oil . In addition , increasing domestic production of cooking oil , cooking oil domestic consumption and price of palm cooking oil .

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: TES/382.7/PRA/d/041308223
Subjects: 300 Social sciences > 382 International commerce (Foreign trade) > 382.7 Tariff policy
Divisions: S2 / S3 > Magister Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian
Depositing User: Endro Setyobudi
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/157335
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item