BKG

Fanani, Ahmad (2011) Evaluasi Pelaksanaan Program Rintisan dan Akselerasi Pemasyarakatan Inovasi Teknologi Pertanian (Prima Tani) (Studi pada Lokasi Prima Tani di Desa Asmorobangun Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri). Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Makna perencanaan dalam arti luas dapat dipahami sebagai proses kegiatan yang menyeluruh dan terus menerus dari penyusunan rencana, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi. Keberhasilan atau kegagalan dari perencanaan pada akhirnya ditentukan oleh adanya evaluasi yaitu dengan melihat sejauhmana rencana yang ada dapat diimplementasikan. Dengan demikian hasil evaluasi tersebut akan menjadi feedback untuk penyusunan rencana yang lebih baik. Program Rintisan dan Akselerasi Pemasyarakatan Inovasi Teknologi Pertanian (Prima Tani) di Desa Asmorobangun Kecamatan Puncu merupakan bagian dari proses perencanaan pembangunan daerah khususnya pembangunan pertanian di Kabupaten Kediri. Keberlangsungan dari perencanaan tersebut dalam pelaksanaannya perlu dilakukan evaluasi, untuk mengetahui sejauhmana pengembangan pertanian tersebut di satu sisi mampu mempercepat transfer teknologi dari peneliti ke petani berbasis dengan mengoptimalkan potensi sumber daya yang ada dan dapat memberikan nilai manfaat bagi masyarakat petani di lokasi kegiatan maupun bagi pemerintah daerah, sehingga menjadi pondasi penting untuk membangun pengembangan pertanian ke depan yang lebih baik. Tujuan dari penelitian ini adalah: pertama , untuk mendeskripsikan pelaksanaan Program Rintisan dan Akselerasi Pemasyarakatan Inovasi Teknologi Pertanian (Prima Tani) di Desa Asmorobangun; kedua , mengevaluasi pelaksanaan Prima Tani dari segi tahapan dan peran stakeholder , dan ketiga , menganalisis dampak yang ditimbulkan oleh program tersebut dalam hal kelembagaan petani, peningkatan sumberdaya manusia petani, peningkatan hasil usaha tani dan pendapatan petani. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu suatu jenis penelitian yang mengungkapkan permasalahan apa adanya sesuai dengan kenyataan di lapangan. Data-data penelitian diperoleh melalui wawancara dengan narasumber yang berkompeten dan pengumpulan dokumen-dokumen yang mempunyai keterkaitan dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara prinsip pelaksaan Prima Tani di Kabupaten Kediri tahun 2006-2008 telah sesuai dengan pedoman yang ada. Peran serta stakeholder baik internal dan eksternal dalam pelaksanaan program sudah cukup tampak. Terjadi peningkatan kelembagaan petani, hasil usaha tani dan pendapatan petani. Sedangkan hal yang menjadi ketidaksesuaian dengan perencanaan dan target adalah adanya penurunan produksi salah satu komoditas unggulan cabe tahun 2008 akibat serangan virus Gemini serta tidak dapat terlaksana kelanjutan program tahun 2009 akibat hasil evaluasi yang tidak memenuhi persyaratan dan terhentinya anggaran.

English Abstract

Meaning of planning in the broad sense can be understood as a process of comprehensive and continuous planning, implementation, monitoring and evaluation. The success or failure of the plan ultimately is determined by the evaluation is to see how far the existing plan can be implemented. Thus the results of these evaluations will be feedback for better planning. Path and Acceleration Farm Innovation Technology Program (Prima Tani) in the Asmorobangun Village Puncu District is part of regional development planning process, especially the development of agriculture in the district of Kediri. And then, the implementation of those plans need to be evaluated, to determine the extent of agricultural development on the one hand able to accelerate technology transfer from researchers to farmers based by optimizing the potential of existing resources and can provide value benefits to the farmers at the location of activities as well as for local governments. Thus becoming an important foundation for building the agricultural development of a better future. The purpose of this study are: first , to describe the implementation of the Path and Acceleration Farm Innovation Technology Program (Prima Tani) in the Asmorobangun Village, second , to evaluate the implementation of Prima Tani terms of stages and the role of stakeholders, and third , to analyze the impact caused by the program in terms of farmer institutions, improving human resource farmers and the result improved farm income of farmers. This type of research used in this study included descriptive research using a qualitative approach, which is a type of research that revealed the problem as it is in accordance with the reality on the ground. Research data obtained through interviews with sources who are competent and collection of documents which have linkages with research. The results showed that in principle the implementation of Prima Tani in Kediri Regency in 2006-2008 are in accordance with existing guidelines. The participation of both internal and external stakeholders in the implementation of the program is quite visible. An increasing farmer institutions, the result of farming and farmers income. While it is a non-compliance with planning and target is a decrease in production of one of the leading commodity in 2008 due chili Gemini virus attacks as well as continuation of the program can not be implemented in 2009 due to the evaluation results that do not meet the requirements and the cessation of the budget.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: TES/354.5/FAN/e/041102356
Subjects: 300 Social sciences > 354 Public administration of economy and environment > 354.5 Public administration of agriculture
Divisions: S2 / S3 > Magister Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi
Depositing User: Endro Setyobudi
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/157022
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item