BKG

Wirastri, Hasti (2010) Tinjauan Perancangan Model Indikator Kinerja Utama untuk Peningkatan Akuntabilitas melalui Pendekatan Balanced Scorecard (Studi pada Dinas Pendidikan Kota Tangerang). Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Berdasarkan Instruksi Presiden No. 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah maka Pemerintah Kota Tangerang menyusun Rencana Strategis. Berdasarkan UU No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional maka Rencana Strategis Kota Tangerang (RPJMD) bidang pendidikan dijabarkan dalam Rencana Strategis Dinas Pendidikan. Rencana strategis digunakan sebagai tolok ukur capaian kinerja Pemerintah Daerah yang diukur dengan sekelompok indikator kinerja. Capaian kinerja perlu disampaikan sebagai bentuk akuntabilitas karena Pemerintah memiliki hubungan keagenan dengan stakeholder sehingga harus mempertanggungjawabkan aktivitas dan kinerjanya. Perancangan IKU dengan pendekatan BSC perlu dilakukan untuk melengkapi IKK bidang pendidikan karena penyusunan IKU yang sekarang dilakukan Dinas Pendidikan belum mampu menerjemahkan seluruh misi. Penggunaan BSC pada sektor publik sebagai bagian penerapan NPM dan NPS. Penelitian bertujuan: (1) Menganalisis dan mendeskripsikan perancangan model IKU untuk peningkatan akuntabilitas dengan pendekatan BSC dan (2) Menganalisis dan mendeskripsikan faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam perancangan model IKU dengan pendekatan BSC. Obyek penelitian adalah Dinas Pendidikan Kota Tangerang. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif verifikatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Penyusunan Rencana Strategis Dinas Pendidikan berhubungan dengan RPJMD Kota Tangerang dan dokumen perencanaan lain yang ada di tingkat Kota Tangerang, Provinsi Banten dan Nasional; (2) Pernyataan visi dan misi Dinas Pendidikan belum ideal. Proses penurunan dan penerjemahan visi dan misi tidak sempurna. Perumusan tujuan, sasaran dan strategi saling tidak berhubungan; (3) Visi dan misi belum memenuhi kriteria BSC karena hanya memenuhi sebagian perspektif saja; (4) Merumuskan visi, misi, tujuan dan strategi Dinas Pendidikan yang baru dengan pendekatan BSC; (5) Merumuskan 44 SS yang komprehensif dan seimbang yang dirinci menjadi 76 IKU yang terukur dan koheren diantara setiap perspektif yang tergambar dalam Peta Strategi Dinas Pendidikan; (6) Akuntabilitas kinerja dilakukan melalui penyampaian LAKIP yang lebih mudah diakses oleh stakeholder internal daripada eksternal; (7) Faktor pendukung penerapan BSC adalah sumber daya manusia dan kewenangan otonomi daerah sedangkan faktor penghambat penerapan BSC adalah Struktur Organisasi dan Tata Kerja, anggaran dan peraturan.

English Abstract

Under to The Presidential Instruction No. 7 of 1999 on The Performance Accountability of Government, Tangerang Municipality has arranged the strategic plan. Then, according to The Statute No. 25 of 2004 on National Development Planning system, the part of education in the strategic plan of Tangerang Municipality (RPJMD) was broke down in the Department of Education strategic plan. The strategic plan is used as a benchmark achievement in local government, as measured by a group of performance indicators. Achievement need to be submitted as a form of accountability because the Government has agency relationships with stakeholders and should be accountable for the activities and performance. MPIs/IKU design BSC approach needs to be done to complete the field of education KPIs/IKK because of the MPIs/IKU preparation that is now done by Department of Education has not been able to translate the entire mission. The use of BSC in the public sector is a part of NPM and NPS application. The research purposes are (1) Analyze and describe the design of models MPIs/IKU for improved accountability by BSC approach and (2) Analyze and describe the enabling and obstacles factors in designing the model MPIs/IKU with BSC approach. The research object is the Tangerang Municipality Department of Education. The research was conducted using a verificative - qualitative approach. The result of research are (1) Preparation of the Department of Education strategic plan has been related to RPJMD of Tangerang Municipality and the other planning documents that exist at the Tangerang Municipality, Banten Province and national level; (2) The vision and mission of the Department of Education has not been ideal. The process of cascading and translating the vision and mission were not complete. The formulation of goals, objectives and strategies are not mutually related; (3) Vision and mission of the BSC has not met the criteria because it only meets some perspective; (4) To formulate the new vision, mission, goals and strategies of the Department of Education with BSC approach; (5) To formulate the 44 comprehensive and balanced of strategic objectives specified to 76 measured and coherent of MPIs/IKU between each perspective is reflected in the Department of Education strategy map; (6) Accountability of performance is done through submission of The Performance Accountability of Government Report (LAKIP) which can be more easily accessible by internal rather than external stakeholders; (7) The supporting factors of the implementation of the BSC are human resources and the authority of local autonomy while the factors inhibiting the implementation of the BSC is Organizational Structure, budget and regulations.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: TES/352.35/WIR/t/041003720
Subjects: 300 Social sciences > 352 General considerations of public administration > 352.3 Executive management
Depositing User: Endro Setyobudi
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/156777
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item