BKG

Ramadana, CoristyaBerlian (2016) Manajemen Strategis Pengembangan Sektor Pariwisata di Kabupaten Tuban (Studi pada Dinas Perekonomian dan Pariwisata Kabupaten Tuban). Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Latar belakang penelitian adalah belum maksimalnya manajemen strategis dalam pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Tuban. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan manajemen strategi yang diterapkan Dinas Perekonomian dan Pariwisata di Kabupaten Tuban dan faktor pendukung dan penghambat manajemen strategi pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Tuban. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan metode pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini, dapat diketahui bahwa manajemen strategis pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Tuban diprioritaskan untuk ekonomi kreatif. Hal ini dapat didukung dengan adanya rencana strategi yang ditetapkan oleh Dinas Perekonomian dan Pariwisata khusus pariwisata, kebijakan strategi yang dilakukan oleh Dinas Perekonomian dan Pariwisata ialah berawal dari dasar pemikiran strategis pada Dinas Perekonomian dan Pariwisata dimana pada masa kepemimpinan tahun 2006-2011 Pemerintah Kabupaten Tuban dalam pembentukan dinas, yaitu dinas perekonomian dan pariwisata mengacu pada susunan kabinet kementrian pada tahun 2011-2014 yaitu Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Kemudian rencana strategi dirumuskan, rencana tersebut juga mengacu pada susunan kabinet kementrian pada saat itu. Anggaran yang dialokasikan untuk pengembangan pariwisata hanya sebesar 7,8%. Mekanisme pelaksanaan pengembangan pariwisata, tatanan kelembagaan menjadi salah satu indikator agar kebijakan dan program pengembangan pariwisata dapat berjalan dengan baik. Yang menjadi faktor pendukung dari manajemen strategis pengembangan pariwisata di Kabupaten Tuban ini ialah adanya makam sunan bonang ini juga merupakan salah satu faktor pendukung dari pengembangan pariwisata. Bukan hanya makam saja akan tetapi juga didukung dengan banyaknya potensi wisata, bukan hanya sekedar wisata alam, atau wisata religi saja melainkan juga wisata tambang, wisata kesenian dan kerajinan kabupaten tuban, dan wisata petualang. Kemudian faktor yang menjadi penghambat dalam manajemen strategis pengembangan sektor pariwisata ialah adanya penggabungan nama pada dinas yaitu dinas perekonomian dan pariwisata, minimnya anggaran strategis pengembangan sektor pariwisata, tidak maksimalnya sumber daya manusia, bentuk promosi pariwisata dan pemasarannya juga tidak maksimal

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: TES/352.34/RAM/m/2016/041703034
Subjects: 300 Social sciences > 352 General considerations of public administration > 352.3 Executive management
Divisions: S2 / S3 > Magister Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/156772
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item