BKG

Arifah, RismaNur (2010) Hambatan-Hambatan BMT MMU (Bait Al-Mâl Wa Al-Tamwîl Maslahah Al-Mursalah) Sidogiri Pasuruan dalam Menerapkan Prinsip Al-Shidiq terhadap Pembiayaan Mudharabah. Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Penelitian ini berangkat dari adanya sejumlah persoalan dalam implementasi praktek mudharabah di Bait al-Mâl wa al-Tamwîl Maslahah al-Mursalah . Persoalan pertama terkait dengan formalisasi dan institutusionalisasi mudharabah . Diterapkannya seperangkat aturan dalam membangun kesepakatan mudharabah memberi jalan bagi BMT untuk mengintervensi mudharib dalam mengambil langkah kerjanya. Persoalan kedua terkait kurangnya minat masyarakat untuk memanfaatkan produk perbankan syari`ah seperti mudaharabah yang sedikit banyak disebabkan oleh kecurigaan dan ketidakpuasan terhadap implementasi nilai-nilai syari`ah itu sendiri. Satu diantara sekian banyak prinsip syari`ah yang amat signifikan namun seringkali diabaikan dalam pembiayaan mudharabah adalah prinsip al-shidiq (kejujuran). Hal ini terjadi hampir diseluruh BMT, tidak terkecuali di BMT MMU Sidogiri Pasuruan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi, mendeskripsikan dan menganalisis hambatan penerapan prinsip al-shidiq terhadap pembiayaan mudharabah di BMT MMU Sidogiri Pasuruan serta mengidentifikasi dan mendeskripsikan upaya-upaya strategis yang dilakukan untuk mngatasi hambatan-hambatan tersebut. Data penelitian ini bersumber dari hasil wawancara terhadap para pengurus BMT MMU Sidogiri Pasuruan dan nasabah pembiayaan mudharabah sebagai primary data dan didukung oleh data kepustakaan sebagai data sekunder. Data tersebut dianalisis dengan menggunakan metode yuridis kualitatif dengan tujuan mendeskripsikan seluruh data yang diperoleh baik melalui interview dan dokumentasi untuk diidentifikasikan ke dalam pengelompokan data secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data, terdapat beberapa temuan yang terkait dengan hambatan-hambatan BMT MMU Sidogiri Pasuruan dalam menerapkan prinsip al-shidiq yang terkategori menjadi tiga faktor, faktor substansi yaitu minimnya regulasi yang dapat mengikat mudharib untuk berperilaku jujur; faktor struktur yaitu kurangnya pengawasan dan BMT MMU Sidogiri tidak berupaya memaksimalkan pembiayaan mudharabah dalam aktifitas bisnisnya; faktor budaya terbagi menjadi dua, pertama , bagi BMT MMU Sidogiri Pasuruan yaitu hambatan manajerial dan minimnya pengetahuan pengurus dan karyawan tentang bagi hasil, kedua , bagi mudharib kurang menarinya mudharabah , minimnya pengetahuan mudharib tentang bagi hasil, sifat konsumtif mudharib , mudharib sembrono dalam menggunakan dana mudharabah , penyembuanyai laba oleh mudharib . Untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut, ada beberapa upaya yang dapat dilakukan oleh BMT MMU Sidogiri Pasuruan, antara lain menerapkan good corporate governance yang didukung regulasi dan sistem pengawasan dengan prinsip kehati-hatian dan secara institusional dengan melakukan pembinaan bagi para mudharib dan pelatihan-pelatihan tentang konsep keuangan syari`ah yang baik. Akhirnya, demi terlaksananya praktek pembiayaan mudharabah yang ideal dengan menjunjung tinggi prinsip al-shidiq maka BMT MMU Sidogiri Pasuruan perlu mengoptimalkan kontrol internal, regulasi dan pengawasan yang prudent sesuai norma syari`ah untuk dapat memperkuat integritas moral bagi lembaga dan pengguna jasa keluangan mikro syari`ah.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: TES/346.07/ARI/h/041202010
Subjects: 300 Social sciences > 346 Private law > 346.07 Commercial law
Divisions: S2 / S3 > Magister Ilmu Hukum, Fakultas Hukum
Depositing User: Endro Setyobudi
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/156557
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item