BKG

Batik, Karlina (2012) Peranan Program Mamangun Tuntang Mahaga Lewu (PM2L) Bagi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat (Studi Kasus di Desa Bagendang Tengah Kec. Mentaya Hilir Utara dan Desa Kandan Kec. Kota Besi Kab. Kotawaringin Tim. Magister thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Program Mamangun Tuntang Mahaga Lewu (PM2L) yang dilaksanakan di Kalimantan Tengah bagi pemberdayaan ekonomi rakyat. Metode penulisan yang digunakan adalah kualitatif. Metode ini dipilih karena meneliti fenomena atas sesuatu secara lebih mendalam, dan lebih dapat memahami fenomena tersebut yang sampai sekarang belum banyak diketahui. Melalui penelitian ini diperoleh informasi kunci bahwa proses yang harus dipatuhi dalam pelaksanaan program itu sendiri yang dimulai dari proses perencanaan, penganggaran dan implementasi program. Namun dari ketiga tahapan tersebut, masih banyak terjadi penyimpangan dalam prosesnya. Dari sisi perencanaan awal PM2L tidak sepenuhnya melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Dari sisi penganggaran didapatkan bahwa walaupun setiap SKPD terkait sudah berpartisipasi untuk mendukung program, namun penganggarannya masih belum tepat sasaran dan maksimal. Hal ini dikarenakan kegiatan yang sifatnya sejenis antar SKPD Provinsi dan SKPD Kabupaten/Kota belum bersinergi dan terpadu. Sementara itu, dalam implementasi PM2L terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui yaitu tahapan koordinasi, sosialisasi, penerapan aksi, pembinaan, monitoring dan evaluasi. Secara garis besar tahapan-tahapan yang dilalui dalam implementasi program belum optimal dalam pelaksanaannya, terlebih dalam hal tahapan pembinaan. Selain itu, dalam penelitian ini didapatkan bahwa hampir tidak terjadi kesepahaman persepsi antara SKPD dan masyarakat mengenai aspek-aspek dalam PM2L, sehingga mempengaruhi proses pemberdayaan ekonomi rakyat.

English Abstract

This study aimed to determine the role of Program Mamangun Tuntang Mahaga Lewu (PM2L) conducted in Central Kalimantan for the economic empowerment of the people. Writing method used is qualitative. This method was chosen because it examines the phenomenon of something in more depth, and more able to understand the phenomenon that until now has not been known. Through this study were obtained key information that the process to be followed in the implementation of the program itself starting from the planning, budgeting and implementation of program. But of the three stages, there are many irregularities occurred in the process. From the initial planning through Development Planning Discussion (Musrenbang), PM2L not entirely. In terms of budgeting, it was found that although the relevant SKPD have participated to support the program, but budgeting is still on target and maximum. This is because the activities that are similar between SKPD of provinces and SKPD of District/City not synergistic and integrated. Meanwhile, there are several stages of implementation of PM2L, that is the stage of coordination, dissemination, implementation action, coaching, monitoring and evaluation. Generally, the stages through which it has not been optimal program implementation in practice, especially in terms of phases of development. In addition, this study found that almost did not happen between SKPD understanding perception and the public about aspects of PM2L, thus affecting the economic empowerment of the people.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Magister)
Identification Number: TES/307.141 2/BAT/p/041302610
Subjects: 300 Social sciences > 307 Communities > 307.1 Planning and development
Divisions: S2 / S3 > Magister Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Depositing User: Endro Setyobudi
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/155572
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item