BKG

Pristiwanto, ApriAdityaDanang (2016) Pengaruh Dosis Pupuk Fosfat Alam dan Aplikasi Bahan Organik Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kedelai (Glycine max (L.) Merill). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Biji kedelai memiliki kandungan gizi, diantaranya protein yaitu 30-40% yang lebih tinggi 10% daripada kacang tanah 20-30% dan karbohidrat yakni sebesar 35%. Produksi kedelai di dalam negeri menunjukkan penurunan, tahun 2010 - 2013 yang dilaporkan dari data BPS produksi kedelai dari tahun 2010 sampai dengan 2013 berturut-turut menurun yaitu 907.031 ton, 851.286 ton, 843.153 ton dan 779.992 ton. Penurunan produksi kedelai mengakibatkan ketersediaan kedelai nasional menjadi menurun sehingga negara melalukan impor kedelai. Guna menyediakan kedelai setiap tahunnya dapat dilakukan dengan budidaya tanaman kedelai yang baik misalnya penambahan bahan organik dan pemupukan. Fosfat alam dapat menjadi alternatif sebagai sumber P dikarenakan mempunyai keuntungan diantaranya : 1) kandungan unsur P2O5 14%, 2) harga lebih murah, 3) fosfat alam juga mengandung Ca 22%. Upaya untuk meningkatkan ketersediaan efisiensi fosfat pada tanaman, maka perlu tambahan bahan organik yang mampu mengefektifkan ketersediaan unsur P tanah. Bahan organik mampu memperbaiki struktur kimia, biologi dan fisik tanah. Adapun penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui interaksi antara dosis pupuk fosfat alam dan aplikasi bahan organik terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai, 2) mengetahui pengaruh dosis pupuk fosfat alam dan aplikasi bahan organik terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai, 3) menentukan dosis pupuk fosfat alam dan bahan organik yang paling tepat dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Juni 2015 di Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Lokasi penelitian pada ketinggian 400 mdpl (meter diatas permukaan laut), dengan jenis tanah Alfisol dan suhu rata-rata harian 25oC. Alat-alat yang digunakan dalam penelitian ini antara lain, oven, timbangan analitik, kamera dan alat untuk mengolah tanah (cangkul, tugal dan meteran). Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah benih kedelai varietas Grobogan, pupuk urea, pupuk Fosfat Alam dari CV. Javamas Agrophos Jogjakarta, pupuk KCl, pupuk SP-36 (kontrol), bahan organik dari pupuk kotoran sapi dan pupuk kotoran ayam dan furadan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial. Perlakuan terdiri dari dua faktor yaitu faktor pertama, dosis pupuk fosfat alam (P) terdiri atas 4 taraf, yaitu P0 = Tanpa pupuk fosfat alam (SP-36 100 kg ha-1), P1 = 200 kg ha-1, P2 = 400 kg ha-1 dan P3 = 600 kg ha-1. Faktor kedua, bahan organik (B) terdiri atas 3 taraf, yaitu B0 = Tanpa bahan organik, B1 = Pupuk kotoran Sapi 15 ton ha-1 dan B2 = Pupuk kotoran ayam 10 ton ha-1. Penelitian ini terdiri dari 12 kombinasi perlakuan dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga jumlah petak dalam penelitian sebanyak 36 satuan kombinasi perlakuan. Pengamatan pertumbuhan dilakukan secara destruktif, dilakukan dengan cara mengambil 2 tanaman contoh pada setiap perlakuan dengan interval pengamatan 15 hari yaitu pada saat kedelai berumur 15 ii hst, 30 hst, 45 hst, dan 60 hst. Variabel pengamatan destruktif ialah jumlah bintil akar, jumlah cabang dan jumlah daun. Pengamatan panen dilakukan dengan cara mengambil tanaman contoh pada petak panen pada umur 80 hst. Variabel pengamatan yang dilakukan adalah jumlah polong per tanaman, jumlah polong isi per tanaman, jumlah polong hampa per tanaman, bobot kering biji per tanaman, bobot 100 biji, bobot kering total tanaman danh asil panen per hektar. Analisis pertumbuhan tanaman meliputi laju pertumbuhan relatif (LPR) dan indeks panen. Pengamatan penunjang yaitu analisa tanah dilakukan sebelum tanam dan setelah panen. Sampel tanah setelah kegiatan panen diambil dari setiap perlakuan. Data pengamatan yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis ragam (uji F) pada taraf 5%. Bila hasil pengujian diperoleh perbedaaan yang nyata maka dilanjutkan dengan uji perbandingan antar perlakuan dengan menggunakan Beda NyataTerkecil (BNT) pada taraf 5 %. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa tidak terjadi interaksi yang nyata antara dosis pupuk fosfat alam dan bahan organik terhadap semua variabel pengamatan. Pengaruh perlakuan dosis pupuk fosfat tidak memberikan hasil yang berbeda nyata terhadap semua variabel pengamatan, namun perlakuan aplikasi bahan organik berpengaruh nyata terhadap variabel panen yakni jumlah polong per tanaman, jumlah polong isi per tanaman, bobot kering biji per tanaman, bobot 100 biji, bobot kering total tanaman dan hasil panen per hektar. Hasil panen per hektar terbaik dihasilkan oleh tanaman kedelai dengan perlakuan bahan organik berupa pupuk kotoran ayam yakni 1.71 ton ha-1. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa aplikasi bahan organik dapat meningkatkan hasil tanaman kedelai.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FTP/2016/9/051602655
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 631 Specific techniques; apparatus, equipment materials > 631.5 Cultivation and harvesting
Divisions: Fakultas Pertanian > Budidaya Pertanian
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/151311
Text
COVER_DALAM_-_LEMBAR_PENGESAHAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
DAFTAR_PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
RINGKASAN,_DAFTAR-DAFTAR,_KATA_PENGANTAR.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB_I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download
Text
BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download

Actions (login required)

View Item View Item