BKG

ArRasyid, MaulanaHarun (2017) Pengaruh Variasi Temperatur Terhadap Komposisi Kimia Tar Hasil Pirolisis Serbuk Kayu Mahoni Dengan Penambahan Zeolit 50 Wt%. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Pirolisis merupakan proses dekomposisi thermal biomassa dalam ketiadaan atau dengan sedikit oksigen, sehingga ikatan rantai panjang senyawa molekul hidrokarbon yang tadinya komplek mengalami pemecahan menjadi ikatan molekul yang lebih sederhana dalam bentuk char, tar, dan gas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh temperatur terhadap komposisi senyawa tar hasil pirolisis serbuk kayu mahoni dengan penambahan zeolit sebesar 50 wt%. Dalam penelitian ini menggunakan variasi temperatur 250°C, 350°C, 450°C, 500°C, 600°C, 700°C dan 800°C. Proses pirolisis ini dilakukan selama tiga jam tanpa oksigen dengan bahan baku serbuk kayu mahoni sebanyak 200 gram dengan ukuran mesh 20 serta kadar air < 2%. Hasil penelitian menunjukkan dengan meningkatnya temperatur maka volume tar yang terbentuk akan mengalami peningkatan terus sampai temperatur 800°C, berbeda dengan hasil tar pirolisis tanpa menggunakan zeolit hanya naik sampai temperatur 500°C kemudian turun. Tar yang dihasilkan pada setiap temperatur mayoritas adalah senyawa hidrokarbon dengan rantai C2. Penelitian juga menunjukkan bahwa komposisi kimia tar sangat dipengaruhi oleh temperatur, hal ini dikarenakan pada temperatur yang berbeda terjadi dekomposisi kandungan serbuk kayu mahoni yang berbeda pula. Selain itu penggunaan zeolit akan menghasilkan senyawa tar dengan rantai karbon lebih pendek dibandingkan dengan senyawa tar pada pirolisis tanpa menggunakan zeolit, serta persentase kandungan asam asetat pada tar pirolisis dengan menggunakan zeolit terlihat lebih tinggi dibandingkan dengan kandungan asam asetat pada tar pirolisis tanpa menggunakan zeolit.

English Abstract

Pyrolysis is a thermochemical decomposition of organic material at elevated temperatures in the absence or with a little amount of oxygen, thus the long and complex chain of hydrocarbon molecule compounds cracked into simpler molecular bonds and shorter hydrocarbon chain in the form of char, tar, and gasses. The purpose of this study is to identify the effect of temperature variation to the chemical composition of tar made from pyrolized mahogany wood powder with an addition of 50 wt% zeolite. In this study, the temperature variation set to 250°C, 350°C, 450°C, 500°C, 600°C, 700°C and 800°C. Pyrolysis process was conducted for three hours without oxygen with mahogany wood raw material powder 200 grams with 20 mesh size and water content less than 2%. The results showed with the increasing of temperature, the volume of tar formed will increase continuously until the temperature of 800°C, in contrast to the results of pyrolysis tar without the use of zeolite only go up to the temperature of 500°C and then dropped. The chemical composition of tar at each temperature have the majority of hydrocarbons with C2 chain. This study also shows that the chemical composition of tar is strongly influenced by temperature, because at different temperatures occurs different content decomposition of mahogany wood powder. In addition the use of zeolite will produce tar compounds with shorter carbon chain than the tar compounds in the pyrolysis without the use of zeolites, as well as the percentage of acetic acid in the tar pyrolysis using a zeolite appear higher than the acetic acid content in the tar pyrolysis without the use of zeolites.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2017/356/051704204
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Kustati
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/145583
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item