BKG

Rahman, Fitrahtur (2017) Pengaruh Jarak Antara Perforated Plate Terhadap Kestabilan Api Dan Temperatur Gas Buang Pada Meso-Scale Combustor. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Banyaknya produksi miniaturisasi perangkat elektronik adalah salah satu tanda bahwa dalam beberapa dekade terakhir perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi meningkat pesat. Salah satu teknologi yang sedang dikembangkan saat ini adalah MPG (micropower generator) yaitu suatu teknologi berskala mikro yang mampu menghasilkan energi listrik berbasis meso-scale combustion, kemudian dimanfaatkan untuk perangkat elektronik yang bersifat portable sebagai upaya menanggulangi ketergantungan terhadap penggunaan baterai. Micropower generator (MPG) memiliki komponen utama yang disebut dengan meso-scale combustor. Meso-scale combustor merupakan suatu ruang bakar yang memiliki ukuran relatif kecil, di mana energi kimia berasal dari bahan bakar dikonversi menjadi energi termal melalui proses pembakaran internal. Energi termal tersebut kemudian dikonversi menjadi energi listrik dengan menggunakan modul pengkonversi energi (thermoelectric atau thermophotovoltaic). Akan tetapi, kekurangan dari meso-scale combustor terletak pada efisiensi pembakarannya. Pengembangan pengaruh jenis dan geometri flame holder pada meso-scale combustion telah diteliti sebelumnya dan didapatkan bahwa perforated plate tunggal berlubang dengan geometri garis berliku dan berbahan dasar tembaga memiliki karakteristik pembakaran paling baik. Dalam penelitian ini pengaruh jumlah dan jarak antar-perforated plate terhadap karakteristik pembakaran dalam meso-scale combustor dengan bahan bakar butana (C4H10) diamati. Oksidator yang digunakan yaitu udara yang disuplai dari kompresor. Material combustor terbuat dari quartz glass tube. Selanjutnya dilakukan pengambilan data flame stability limit, visualisasi nyala api, temperatur dinding combustor dan temperatur gas buang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembakaran dengan double perforated plate lebih baik dibandingkan dengan perforated plate tunggal. Adapun dalam perbandingan jarak, double perforated plate jarak 3 mm lebih baik daripada double perforated plate jarak 5 mm. Double perforated plate jarak 3 mm memiliki temperatur dinding combustor paling tinggi dan temperatur gas buang paling rendah dibandingkan dengan variasi lainnya serta memiliki nyala api yang stabil pada kecepatan reaktan tinggi

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2017/350/051704001
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Sugiantoro
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/145581
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item