BKG

Darmawan, Rohmad (2017) Pengaruh Sudut Lengkungan pada Proses Shot peening terhadap Kekerasan dan Laju Korosi AISI 316L Stainless Steel. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Dalam dunia industri, teknologi dan kesehatan mulai mempertimbangkan material dengan daya tahan terhadap korosi yang tinggi, kuat dan ringan. Salah satu contohnya adalah Stainless steel 316L. Penggunaan Stainless steel 316L sedang dikembangkan dan digunakan dalam bidang kesehatan sebagai bahan implan tulang (Bone Plate). Stainless steel (SS) sangat sering digunakan pada ilmu biomedik karena mempunyai ketahanan korosi yang tinggi dan sangat cocok untuk bahan implan. Salah satu logam yang dapat digunakan dalam penyambungan tulang patah adalah SS AISI 316L. Shot peening merupakan metode perlakuan permukaan dengan bola-bola baja dengan kecepatan tinggi secara terus menerus, sehingga menghasilkan deformasi plastis, pengerasan regangan dan tegangan sisa tekan pada material yang akan meningkatkan sifat mekanik material. Sudut lengkungan akan mengurangi tegangan sisa dari proses shot peening. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh sudut lengkungan dari Stainless steel 316L yang masih dalam keadaan elastis dengan variasi sudut lengkungan 2o,4o dan 6o terhadap kekerasan dan laju korosi dengan metode shot peening. Proses shot peening pada permukaan spesimen SS AISI 316L dengan variasi sudut lengkungan 2o,4o dan 6o, material menggunakan bola baja berukuran 4 mm, tekanan yang digunakan 7 bar, waktu yang digunakan 10 menit, dan jarak tembak dengan permukaan benda uji 10 cm. Material SS 316L setelah dilengkungkan dan di shot peening kemudian diuji kekerasan dan laju korosinya. Hasil penelitian menunjukan bahwa variasi sudut lengkungan SS AISI 316L dapat meningkatkan kekerasan. Kekerasan tertinggi pada sudut 2o,4o dan 6o masing-masing 277.8 HV, 280.6 HV, dan 289.6 HV. Nilai laju korosi semakin menurun membuat ketahanan korosinya meningkat. Ketahanan korosi meningkat dibandingkan dengan raw tanpa perlakuan shot peening dengan nilai laju korosi 0.16575 mmpy, peningkatan tertinggi sesuai sudut lengkungan 2o,4o dan 6o masing-masing adalah 0.0040255 mmpy, 0.00068076 mmpy, 0.000375045 mmpy.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2017/262/051702506
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Sugiantoro
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/145486
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item