BKG

Samudro, DimasBayu (2017) Pengaruh Variasi Dimensi Kerucut Satu Sisi Dan Burn-Off length Pada Sambungan Las Gesek A6061-St41 Terhadap Kekuatan Tarik Dan Porositas,. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Semakin majunya teknologi terutama dalam manufaktur, manusia mulai mengembangkan penggunaan material berbeda jenis yaitu aluminium dan baja. Metode pengelasan salah satunya adalah pengelasan gesek (friction welding). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai kekuatan tarik dan porositas pada sambungan las dissimilar antara Al6061-St41. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode true experimental nyata dan langsung pada objek yang akan diteliti yaitu pengelasan gesek. Metode ini dipakai agar bisa mengetahui secara langsung pengaruh tinggi kerucut pada sambungan las gesek A6061-St41 Terhadap kekuatan tarik dan porositas.Variasi yang digunakan adalah tinggi kerucut sebesar 0 mm, 1 mm, 2 mm, 3 mm, serta burn-off length sebesar 3 mm, 5mm dan 7 mm. Putaran spindle yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 1600 rpm dengan gaya tekan awal sebesar 7000 N dan gaya tekan akhir sebesar 17500 N. Bentuk spesimen dalam pengelasan gesek ini adalah silinder dengan diameter spesimen sebesar 15 mm. Setelah proses pengelasan akan dilakukan uji tarik dan porositas. Pada pengujian tarik menggunakan mesin uji tarik untuk mengetahui nilai kekuatan tarik pada sambungan las, dan pada pengujian porositas menggunakan pengujian piknometri untuk mengetahui porositas pada sambungan las. Setelah proses pengelasan gesek selesai dilakukan, lalu spesimen hasil pengelasan akan dibentuk spesimen uji tarik dan kemudian akan diuji tarik, dan untuk pengujian piknometri spesimen uji dibentuk dengan menghilangkan flash nya serta dengan panjang 50 mm menjadi spesimen uji porositas. Dari analisis pengujian tarik didapatkan hasil kekuatan tarik tertinggi terdapat pada variasi tinggi kerucut 3 mm dan variasi burn-off length 3mm yaitu sebesar 208,062 MPa dan kekuatan tarik terendah terdapat pada variasi tinggi kerucut 0 mm dan variasi burn-off length 7 mm yaitu sebesar 154,39 MPa. Hal ini terlihat bahwa semakin besar tinggi kerucut dan semakin kecilnya burn-off length meyebabkan semakin besarnya nilai kekuatan tarik karena heat input yang dihasilkan akan semakin kecil sehingga luas daerah HAZ akan semakin kecil pula dan menyebabkan semakin tinggi nilai kekuatan tariknya. Pada pengujian piknometri porositas terendah didapat pada variasi tinggi kerucut 3 mm dan burn-off length 3 mm yaitu sebesar 0.01001 % dan porositas tertinggi pada variasi tinggi kerucut 0 mm dan burn-off length 7 mm yaitu sebesar 0,1023 %. Hal ini disebabkan semakin tinggi kerucut porositas yang terjadi semakin rendah, karena kerucut dapat mengalirkan udara keluar saat permukaan bergesekan sehingga nilai porositas yang dihasilkan akan semakin rendah.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2017/188/051701342
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/145398
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item