BKG

Wahyudi, HeruEko (2016) Pengaruh Variasi Arus Dan Lama Pengelasan Sambungan Satainless Steel 304 Terhadap Kekuatan Geser Dan Foto Makro Pada Mesin Spot Welding. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Las titik merupakan salah satu jenis las resistansi listrik yang mulai dikembangkan setelah ditemukan energi listrik yang dapat dipergunakan dengan mudah, merupakan suatu teknik penyambungan yang ekonomis dan efisien khususnya untuk pengerjaan logam khususnya jenis pelat. Beberapa parameter penting dalam pengelasan titik yaitu waktu pengelasan, arus dan ketebalan pelat. Parameter – parameter tersebut akan berpengaruh terhadap sifat mekanik hasil sambungan las titik . Salah satu sifat mekanik yang penting dalam pengaplikasinya terutama pada hasil sambungan las titik adalah kekuatan geser. Pada penelitian ini dilakukan pengunaan parameter yaitu arus pengelasan dan waktu pengelasan pada sambungan pelat stainless steel 304 tipe lap joint dengan dimensi spesimen mengacu pada standar JIS Z 3136 : 1999. Peningkatan arus dan lama pengelasan akan meningkatkan heat input yang nantinya akan meningkatkan kekuatan gesernya. Pada proses pengelasan titik ini dilakukan empat variasi arus ( 74A, 84 A, 94 A, dan 104 A ), untuk variasi waktu juga ada empat variasi ( 1,5 detik, 2 detik, 2,5 detik dan 3 detik ). Setelah proses pengelasan titik dengan variasi tersebut dilakukan pengujian geser dan hasilnya berupa gaya geser yang akan dibagi dengan luas daerah lasan untuk mengetahui kekuatan gesernya. Hasil dari pengelasan titik dengan variasi tersebut secara statistik didapat bahwa terdapat perbedaan rata-rata kekuatan geser secara signifikan pada masing-masing jenis variasi yaitu arus dan waktu, tetapi untuk interaksi antara arus dan waktu tidak terdapat perbedaan rata-rata kekuatan geser secara signifikan. Dalam analisis grafik pertambahan arus dan waktu ternyata meningkatkan nilai gaya geser ( N ) dan luas daerah lasan ( mm2 ) yang nantinya juga akan meningkatkan kekuatan gesernya. Nilai kekuatan geser terendah terapat pada arus pengelasan 74 A dengan waktu pengelasan 1,5 detik yaitu 444,814 N/mm2. Dan nilai kekuatan geser tertinggi terdapat pada arus pengelasan 104 A dengan waktu pengelasan 3 detik yaitu 570,602 N/mm2. Dalam pengamatan dalam foto makro terdapat fenomena pada semua spesimen dengan arus 104 A sambungan tidak terlepas pada daerah lasannya. Dan besarnya kekuatan geser hasil lasan tersebut lebih tinggi dibanding daerah HAZnya karena pada daerah HAZ mempunyai sifat getas, hal tersebut yang membuat sambungan terputus pada batas HAZ dan logam lasan

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2016/660/051608425
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Yusuf Dwi N.
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/144904
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item