BKG

Aldriana, Putri (2016) Karakterisasi Biochar dan Karbon Aktif Berbahan Dasar Ampas Tebu serta Aplikasinya untuk Penyisihan Cr(VI). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Ampas tebu merupakan residu hasil penggilingan tanaman tebu setelah diambil niranya. Ampas tebu dapat dioptimalkan nilai guna dan fungsinya sebagai bahan baku pembuatan biochar dan karbon aktif karena biomassaa ini mengandung karbon yang berasal dari selulosa, hemiselulosa dan lignin. Biochar dan karbon aktif dapat digunakan sebagai adsorben untuk menghilangkan kandungan kontaminan dalam limbah cair, salah satunya adalah Cr(VI). Penelitian ini bertujuan untukmengetahui karakteristik biochar dan karbon aktif berbahan dasar ampas tebu serta kemampuannya dalam penyisihan ion Cr(VI) pada limbah cair sintetik. Biochar dihasilkan melalui proses karbonisasi dan karbon aktif dihasilkan dengan mengaktivasi biochar menggunakan larutan KOH. Karbonisasi ampas tebu dilakukan pada suhu 400, 450,500,550 dan 600°C didalam reaktor fixed bed dengan mengalirkan gas nitrogen (N2) sebagai inert dengan aliran konstan selama 2 jam. Selanjutnya, dilakukan proses aktivasi pada biochar hasil karbonisasi ampas tebu pada temperatur 600°C dengan merendam biochar di dalam larutan kalium hidroksida (KOH) 4 M selama 24 jam pada temperatur ruang. Aplikasi adsorpsi dilakukan dengan menggunakan 0,05 gr biochar atau karbon aktif dalam 50 mL larutan Cr(VI) 10 ppm pH 2 selama 90 menit menggunakan shaker berkecepatan 160 rpm. Setelah proses adsorpsi, filtrat disaring dan dilakukan analisa konsentrasi Cr(VI) menggunakan metode kolorimetri dalam Spektrofotometer UV-Vis. Hasil proses karbonisasi menunjukkan bahwa semakin tinggi temperatur karbonisasi berpengaruh terhadap semakin tingginya luas permukaan pada biochar, yaitu 15,41 m2/g pada temperatur karbonisasi 400oC menjadi 45,021 m2/g pada temperatur karbonisasi 600 oC. Namun, semakin tinggi temperatur karbonisasi dapat meningkatkan kadar abu pada biochar, dari 17,4% pada temperatur karbonisasi 400oC menjadi 19% pada temperatur karbonisasi 600 oC. Perlakuan aktivasi pada biochar 600oC mampu menghasilkan karbon aktif dengan luas permukaan yang lebih besar, yaitu 1259,048 m2/g dengan penurunan kadar abu hingga 8,8%. Pada percobaan adsorpsi Cr(VI) dengan konsentrasi awal 10 ppm, pengurangan kadar Cr(VI) setelah proses adsorpsi oleh biochar 400oC, biochar 600oC dan biochar 600oC teraktivasi KOH (karbon aktif) adalah sebesar 1,779 ppm, 2,319 ppm dan 4,438 ppm. Hal ini menunjukkan bahwa semakin luas permukaan biochar dan karbon aktif mampu meningkatkan kemampuan adsorpsinya terhadap ion Cr(VI) dalam larutan.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2016/616/051608381
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 660 Chemical engineering and related technologies
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Kimia
Depositing User: Yusuf Dwi N.
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/144852
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item