BKG

Nugroho, Joko (2016) Pengaruh Penambahan Biodiesel Kemiri Sunan dan Tekanan Ruang Bakar Terhadap Karakteristik Pembakaran Droplet Minyak Diesel (Solar). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Meningkatnya konsumsi energi di Indonesia, dan ketergantungan masyarakat yang tinggi terhadap energi dari bahan bakar fosil menyebabkan ketersediaan energi dari bahan bakar fosil semakin menipis. Hal ini ditambah dengan jumlah konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) lebih besar dibandingkan jumlah produksinya. Sehingga untuk mengatasi hal tersebut diperlukan sumber energi baru/alternatif yang dapat diperbarui (renewable). Salah satu sumber energi yang sangat berpotensi untuk dikembangkan yaitu penggunaan bahan bakar biodiesel dari minyak nabati. Kemiri sunan (Reutealis trisperma (Blanco) Airy Shaw) merupakan tanaman yang sangat berpotensi menjadi bahan baku pembuatan biodiesel. Biodiesel hasil olahan dari minyak kemiri sunan memiliki berbagai keunggulan dibandingkan dengan solar. Namun penggunaan biodiesel kemiri sunan murni (B100) tidak dianjurkan digunakan secara langsung pada mesin diesel, karena dapat melarutkan komponen yang terbuat dari polimer karet. Oleh sebab itu perlu dilakukan percampuran (blending) biodiesel kemiri sunan dengan solar agar dapat digunakan secara langsung pada mesin diesel. Penambahan biodiesel kemiri sunan pada solar dapat mempengaruhi karakteristik pembakarannya. Selain itu peningkatan tekanan ruang bakar juga berpengaruh terhadap karakteristik pembakaran campuran biodiesel kemiri sunan dan solar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan biodiesel minyak kemiri sunan dan tekanan ruang bakar terhadap karakteristik pembakaran droplet solar. Pada penelitian ini dilakukan penambahan biodiesel kemiri sunan pada solar dengan konsentrasi 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100% berdasarkan persentase volume. Sedangkan variasi tekanan (absolut) yang digunakan yaitu 0 bar, 2 bar, dan 4 bar. Heater yang digunakan memiliki daya 100 Watt dan suhu ruang uji bakar dijaga sekitar 25-30 0 C. Hasil yang diperoleh selama penelitian yaitu, penambahan biodiesel kemiri sunan pada solar dapat meningkatkan nilai burning rate, temperatur pembakaran dan lebar nyala api. Namun dapat menurunkan nilai ignition delay, dan tinggi nyala api. Sedangkan peningkatan tekanan ruang bakar pada pembakaran biodiesel kemiri sunan dan solar dapat meningkatkan nilai burning rate, temperatur pembakaran, dan ignition delay pada B0, B25 dan B50. Namun dapat menurunkan tinggi nyala api, lebar nyala api dan ignition delay pada B75 dan B100. Hal itu dikarenakan biodiesel kemiri sunan memiliki cetane number yang tinggi, memiliki ikatan rangkap dan adanya perbedaan flash point antara biodiesel kemiri sunan dengan solar mempengaruhi dimensi api, dimana lebar api cenderung tidak stabil.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2016/567/051607926
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Yusuf Dwi N.
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/144792
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item