BKG

Firdausi, Defani (2016) Pengaruh Pola Peletakan Lubang dan Rasio Diameter Lubang pada Initial Fold Crash Box terhadap Penyerapan Energi dan Crash Force Efficiency (CFE),. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Pertumbuhan jumlah alat transportasi khususnya mobil penumpang tiap tahunnya terus meningkat,. Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2015 mencatat bahwa dari tahun 2010-2014 jumlah mobil penumpang meningkat 9,11 % setiap tahunnya. Di sisi lain, jumlah kasus kecelakaan lalu lintas mengalami fluktuasi. Meski demikian jumlah korban meninggal masih cukup tinggi, yaitu mengalami peningkatan 9,24% per tahun. Untuk mengatasi hal tersebut, para peneliti mengembangkan berbagai desain crash box guna meningkatkan sistem keselamatan pada kendaraan roda empat. Crash box adalah kolom berdinding tipis yang ditempatkan di bagian depan frame, sebagai komponen penyerap energi impak saat terjadi tabrakan dan mengubahnya menjadi energi regangan dengan mekanisme folding pada crash box. Penelitian ini mengamati pengaruh pola peletakan lubang dan rasio diameter lubang pada Initial Fold Crash Box terhadap penyerapan energi dan crash force efficiency (CFE). Crash box dibagi menjadi 15 desain dengan penambahan lubang pada segmennya. Penambahan lubang dimaksudkan sebagai initial fold tambahan pada crash box. Pola peletakan dibagi menjadi tiga yaitu: Pola A (lubang pada segmen atas), Pola B (lubang pada segmen bawah), dan Pola C (lubang pada segmen atas dan bawah). Rasio diamter lubang merupakan perbandingan diameter lubang terhadap diameter crash box, yang terbagi menjadi lima yaitu: 0,1; 0,15; 0,2; 0,25; 0,3. Penelitian ini menggunakan metode simulasi menggunakan software ANSYS Workbench 14.5. Material crash box yang digunakan adalah mild steel ASTM E-04 yang diasumsikan bilinear isotropic hardening dengan tipe elemen surface. Crash box ditumbuk dengan impactor bermassa 103 kg dengan kecepatan 7,67 m/s dalam 0,01125 s pada arah frontal. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa Pola B cenderung meningkatkan penyerapan energi, sedangkan Pola C cenderung meningkatkan CFE. Selain itu, pertambahan rasio diameter lubang semakin menurunkan penyerapan energi dan CFE.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2016/462/051606172
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Yusuf Dwi N.
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/144668
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item