BKG

Naafila, Amira (2016) Pengaruh Tingkat Recycling Aluminium Al-Mg-Si Terhadap Formability Pada Proses Pengerolan Panas. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Semakin berkembangnya perubahan jaman dari waktu ke waktu membuat perindustrian semakin berkembang pesat. Di jaman sekarang ini perindustrian terutama industri penggunaan kemasan lebih banyak menggunakan aluminum sebagai bahan baku karena aluminium merupakan logam yang ringan dan memiliki formability yang baik dan tidak beracun. Menurut Kemenperin ( Kementrian Perindustrian ) tingkat penggunaan kemasan secara global menguasai 51% pada penggunaan kemasan dan sebagian besar jenis kemasan yang digunakan 30% pengunaannya menggunakan kaleng dari aluminium. Karena penggunaan aluminium semakin banyak maka aluminium yang sudah diolah dan tidak terpakai bisa dilakukan proses daur ulang (recycling). Dalam penelitian ini dilakukan penelitian pengaruh tingkat recycling aluminium Al-Mg-Si terhadap formability pada proses pengerolan panas. Dengan memvariasikan recycling 1, 2, 3 dan 4 pada aluminium Al-Mg-Si, temperataur yang digunakan untuk peleburan 700 oC dan temperatur pengerolan yang digunakan 400 oC. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin banyak recycling yang dilakukan maka formability akan semakin menurun dan jumlah cacat yang ada akan semakin meningkat, dan jenis cacat yang banyak terjadi dari recycling 1, 2, 3 dan 4 sesudah pengerolan panas adalah cacat ketidak rataan sebesar 39,72% dan cacat retak tengah sebesar 39,7%.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2016/460/051606171
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Yusuf Dwi N.
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/144666
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item