BKG

Areta, PaganBinarbawa (2016) Pengaruh Kecepatan Fluida Pendingin pada Heat Exchanger terhadap Kapasitas Penyimpanan Biogas Sistem Kompresi,. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Kebutuhan energi di dunia selalu mengalami peningkatan, sehingga diperlukan energi alternatif untuk membantu mencukupi kebutuhan energi di masa depan. Biogas adalah salah satu sumber energi alternatif yang selalu dapat diperbarui (renewable) sehingga ketersediaanya akan selalu terjamin. Industri peternakan memiliki potensi yang besar sebagai penghasil biogas, karena industri peternakan dapat menghasilkan gas metana sebesar 40 % dari total yang terkandung di dunia. Kotoran ternak pada industri pertenakan dapat dimanfaatkan atau dibuat menjadi biogas yang nantinya dapat bermanfaat bagi kebutuhan umat manusia dan juga dapat mengurangi pemanasan global akibat emisi dari gas metana. Biogas memiliki kandungan CO2 yang besar sehingga dapat mengurangi nilai kalor pembakarannya, maka perlu dilakukan langkah atau tindakan lebih lanjut untuk mengurangi kandungan CO2 agar didapatkan hasil pembakaran semakin baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari kecepatan fluida pendingin pada heat exchanger terhadap kapasitas penyimpanan biogas di dalam tabung bertekanan, dan juga untuk mengetahui kemampuan sistem dari purifikasi untuk menyerap karbon dioksida pada setiap kali proses penyimpanan biogas. Pada penelitian ini digunakan biogas dengan kandungan CH4 60% dan CO2 40% dengan laju aliran sebesar 10 liter/menit. Kemudian dilakukan pemurnian biogas dengan sistem purifikasi bertingkat menggunakan absorbsi kimia dengan larutan NaOH konsentrasi 40% dan juga adsorbsi fisika menggunakan zeolit dengan massa 1170 gram, dan juga arang aktif dengan massa 25 gram. Kemudian juga dilakukan pengujian untuk memaksimalkan hasil dari penyimpanan biogas agar dapat digunakan untuk kebutuhan seperti memasak, bahan bakar kendaraan bermotor, penerangan dan lainnya. Biogas akan dikompresikan ke dalam tabung dengan volume 8 liter sampai mencapai tekanan 1825.02 kPa. Biogas yang keluar dari kompresor didinginkan menggunakan heat exchanger dengan variasi kecepatan fluida pendingin 2 m/s, 5 m/s, dan 7 m/s. Fluida yang digunakan untuk mendinginkan biogas menggunakan udara dengan temperatur lingkungan. Hasil penelitian ini, sistem purifikasi mampu menyerap karbon dioksida pada pengujian pertama, kedua, dan ketiga berturut-turut sebesar 39%, 38%, dan 37%. Kemudian juga didapatkan massa penyimpanan biogas tanpa penggunaan heat exchanger sebesar 91.08 gram. Dengan penggunaan heat exchanger dengan variasi kecepatan fluida pendingin sebesar 2 m/s, 5 m/s, dan 7 m/s menghasilkan massa penyimpanan biogas berturut-turut sebesar 99.66 gram, 100.25 gram, 100.61 gram.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2016/363/051604963
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/144557
Text
SKRIPSI_PDF.pdf
Restricted to Repository staff only

Download

Actions (login required)

View Item View Item