BKG

Wijaksono, ArifinKekarMaheru (2016) Pengaruh Variasi Friction Time dan Sudut Chamfer Satu Sisi Pada Pengelasan Gesek Al-Mg-Si Terhadap Kekuatan Puntir dengan Gaya Tekan Akhir 5 kN,. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Mengikuti perkembangan industri global yang semakin pesat, dibutuhkan juga kecepatan didalam proses manufaktur. Salah satu proses manufaktur yang sangat penting ialah proses pengelasan. Proses pengelasan gesek merupakan salah satu proses manufaktur yang dapat menghasilkan produk hasil las dengan cepat. Aluminum memiliki sifat ringan, memiliki kekuatan, ketahanan terhadap korosi, sebagai konduktor panas dan listrik yang sangat baik, dan mudah dalam pembentukan. Penggunaan aluminum dalam industri banyak digunakan dalam industri pesawat terbang, perkapalan, peralatan rumah tangga, dan konektor listrik. Proses pengelasan gesek yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan spesimen berupa Al-Mg-Si dengan variasi friction time 45’,50’, dan 55’ serta variasi sudut chamfer satu sisi 0o, 11,5o, 15o, dan 30o. Variabel terikat ialah faktor-faktor yang diobservasi oleh peneliti, dimana besarnya dipengaruhi oleh nilai variabel bebas. Dalam penelitian ini variabel terikat ialah berupa kekuatan puntir. Serta variabel bebas yang digunakan penulis didalam penelitian ini ialah gaya penekanan pada proses pengelasan sebesar 2,5 kN, gaya penekanan akhir 5 kN, putaran spindle 1600 rpm, kekasaran permukaan bidang kontak ± 0,54 μm, upset force time 110 detik. Proses pengelasan yang dilakukan pada penelitian ini ialah continuous drive friction welding. Untuk melakukan uji puntir, spesimen perlu dibentuk sesuai dengan standar AWS untuk pengujian kekuatan puntir, dengan diameter 13 mm. Continuous Drive friction welding merupakan proses friction welding dimana panas yang dihasilkan berasal dari pergerakan motor yang terus berputar serta memberikan gaya penekanan awal dalam jangka waktu tertentu , kemudian akan diberikan gaya penekanan akhir dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Dari hasil pengujian ini mendapatkan hasil berupa kekuatan puntir dimana kekuatan puntir tertinggi didapatkan untuk spesimen dengan sudut chamfer 11,5o dan friction time 50 detik dengan nilai kekuatan puntir rata-rata sebesar 120.13 MPa. Spesimen dengan kekuatan puntir terendah didapatkan pada spesimen dengan sudut chamfer 0o dan friction time 45 detik dengan nilai kekuatan puntir rata-rata sebesar 88.31 MPa. Dengan menggunakan aplikasi imagej didapatkan bahwa luasan daerah untuk spesimen dengan kekuatan puntir rata-rata terbesar hasil pengelasan region ii ialah 19,053 mm2 dan untuk daerah terpengaruh panas region iii memiliki nilai sebesar 22,176 mm2 dimana porositas yang terlihat memiliki luas daerah sebesar 0.284 mm2.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2016/176/051601884
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/144340
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item