BKG

Junarto, Fajar (2016) Pengaruh Variasi Tinggi Sudu Terhadap Unjuk Kerja Turbin Air Darrieus Profil NACA 0018 Tipe Poros Vertikal. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Listrik merupakan energi yang paling banyak digunakan dalam kehidupan manusia. Namun untuk memproduksi listrik saat ini masih masih sangat bergantung pada bahan bakar fosil. Bahan bakar fosil merupakan bahan bakar yang tidak dapat diperbaharui lagi dan keberadaannya pada saat ini semakin menipis. Sehingga perlu dicari energi alternatif lain yang mampu mengganti bahan bakar fosil untuk pembangkit listrik seperti tenaga air. Untuk meingkatkan energi air tersebut, perlu dilakukan penambahan pembuatan alat pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yaitu turbin air. Salah satu jenis turbin air yaitu turbin Darrieus. Oleh karena itu perlu diadakan penelitian mengenai turbin air darrieus agar mendapatkan unjuk kerja yang optimal. Pada penelitian ini digunakan variabel bebas yaitu variasi tinggi sudu 25 cm, 30 cm dan 35 cm dan debit air 50 m3/h, 55 m3/h, 60 m3/h, 65 m3/h dan 70 m3/h. Variabel terikatnya yaitu water horse power (WHP), brake horse power (BHP) dan efisiensi. Sedangkan variabel terkontrol pada penelitian ini yaitu jumlah sudu sebanyak 3 buah, diameter turbin 20 cm dan putaran turbin sebesar 100 rpm. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dengan bertambahnya tinggi sudu dan meningkatnya debit air menyebabkan daya poros (BHP) dan efisiensi semakin meningkat. Nilai Brake Horse Power (BHP) tertinggi didapat pada turbin dengan tinggi sudu 35 cm sebesar 0,61 watt kemudian pada turbin dengan tinggi sudu 30 cm sebesar 0,56 watt dan pada turbin dengan tinggi sudu 25 cm sebesar 0,51 watt. Nilai efisiensi tertinggi didapat pada turbin dengan tinggi sudu 35 cm sebesar 29,30 % kemudian pada turbin dengan tinggi sudu 30 cm sebesar 26,96 % dan pada turbin dengan tinggi sudu 25 cm sebesar 24,61 %.

English Abstract

Electricity is the most widely used energy in human life. However, the raw material for producing electricity today still remains heavily dependent on fossil fuels. Fossil fuels are fuels that can not be renewed and his whereabouts at this time dwindling. So it is necessary to find alternative energy that can replace fossil fuels as feedstock for power generation such as hydropower. To boost the energy of the water, making tools necessary to increase hydroelectric power plant (HEPP), that is water turbines. Therefore, there should be research on water Darrieus turbine in order to obtain optimal performance. In this experiment, the independent variable is the variation of the blade height 25 cm, 30 cm and 35 cm and flow of water 50 m3/h, 55 m3/h, 60 m3/h, 65 m3/h and 70 m3/h. The dependent variable is the water horse power (WHP), brake horsepower (BHP) and efficiency. While the controlled variable in this study is the number of blades 3 pieces, diameter of turbine 20 cm and turbine at 100 rpm. The Results from the research show that with increasing height of the blade and increasing the flow of water causes the shaft power (BHP) and efficiency will increase. The value of Brake Horse Power (BHP) is the highest obtained at the turbine with height of blade 35 cm is 0,61 watt then the turbine blade height 30 cm is 0,56 watt and the turbine with blades height 25 cm is 0,51 watt. The value of efficiency is the highest obtained at the turbine with height of blades 35 cm is 29,30 % then the turbine with height of blades 30 cm is 26,96 % and the turbine with height of blades 25 cm is 24,61 %.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2016/1094/051700161
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Sugiantoro
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/144246
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item