BKG

YondaHanifi, Rega (2016) Pengaruh Variasi Pembebanan dan Panjang Notch Terhadap Karakteristik Mulur pada Natural Fiber Laminate Composite. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Banyaknya kebutuhan manusia yang ingin lebih efektif dan ekonomis membuat material komposit menjadi berkembang dengan pesat. Tuntutan material yang kuat, tangguh, murah, mudah didapatkan, dan ramah lingkungan memicu banyaknya penelitian komposit yang berpenguat fiber alami atau serat alam. Perkembangan penelitian material komposit mencapai tahap pencarian karakteristik, yang nantinya dapat digunakan sebagai acuan sehingga material komposit dapat digunakan sebagai struktur utama pengganti logam dalam kebutuhan industri. Karakteristik yang sudah banyak dicari tentang kekuatan maksimal, tetapi belum banyak penelitian karakteristik mengenai ketahanan ataupun ketangguhan material komposit terutama terhadap waktu seperti karakteristik kelelahan, salah satunya adalah mulur (creep). Pada penelitian ini digunakanlah serat daun pandan laut (Pandanus Tectorius) dengan matrik Poly(MethylMetacrylate) (PMMA) dengan tipe komposit laminate yang bertujuan untuk mengetahui karakteristik mulur pada material dengan variasi beban yang dikenakan dan panjang notch yang diberikan. Metode yang digunakan adalah metode experimental nyata dengan pengamatan langsung pada objek. Variabel bebas pada penelitian ini adalah pembebanan sebesar 1/3, 1/2, dan 3/4 kekuatan max spesimen dan juga variasi panjang notch sebesar 0 mm, 1 mm, 2 mm, 3 mm, dan 5 mm. Variabel terikat yang digunakan adalah karakteristik mulur pada natural fiber laminate composite. Dari pengujian tarik, didapatkan bahwa spesimen dengan adanya serat daun pandan laut memiliki kekuatan lebih tinggi yaitu 65,58 MPa. Dari penelitian mulur didapatkan bahwa semakin besar beban menyebabkan regangan yang terjadi lebih besar dan semakin panjang notch yang diberikan menyebabkan regangan yang terjadi semakin kecil. Selain itu, spesimen dengan serat memiliki karakteristik yang lebih brittle sehingga memiliki panjang mulur terhadap waktu yang lebih rendah.

English Abstract

Human needs more effective and economic material make the development of composite is rapidly developed. Enviromental friendly material make many research of composite material that reinforced by natural fiber. Many research about the characteristic of composite material that later can be used as reference, and composite can substitute metals as primary structure in the industrial. Many research about composite material but they’re not researching about the resielence or toughness, one of that characteristics is creep. This research uses sea pandan leaf as fiber and Poly(Methyl Metacrylate) (PMMA) as matrix. The method used in this research is direct experimental to object. The independent variable is the load by 1/3, 1/2, and 3/4 of maximum strength and the notch length by 0 mm, 1 mm, 2 mm, 3 mm, and 5 mm length. The dependent variable is creep characteristic. From the tensile test, specimen with sea pandan leaf fiber has maximum tensile strength 65,58 MPa, greater than specimen without fiber. From the creep test, the greater load makes more strain happen and the longer notch makes less strain happen, and specimen with sea pandan leaf fiber is more brittle and has less creep length.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2016/1050/051612756
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Sugiantoro
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/144217
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item