BKG

Wibowo, Ari (2016) Pengaruh Persentase Katalis Rhodium Terhadap Karakteristik Pembakaran Droplet Minyak Nabati Kelapa. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Secara umum peningkatan peradaban manusia selalu diikuti dengan peningkatan pemakaian energi. Hal tersebut dapat terlihat dengan semakin banyaknya jumlah dan jenis kendaraan bermotor, berdirinya berbagai industri-industri dan produk-produk baru di Indonesia bahkan di seluruh dunia. Kita ketahui bahwa persedian minyak bumi saat ini semakin menipis dan langka. Untuk itu perlu adanya sumber energi alternatif yang yang diharapkan mampu menggantikan peranan bahan bakar fosil sebagai sumber energi utama. Minyak nabati yang digunakan sebagai energi alternatif salah satunya yaitu minyak kelapa. Minyak kelapa merupakan sumber energi alternatif yang berasal dari tumbuhan (pohon kelapa) yang mana keberadaannya sangat mudah ditemukan dilingkungan tempat tinggal kita. Khusus di Indonesia, karena hampir seluruh daerah di Indonesia dapat kita temui pohon kelapa baik yang dibudidayakan ataupun yang tumbuh liar. Oleh karena itu, penggunaan minyak kelapa untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakar sangat dianjurkan. Namun, minyak kelapa masih memiliki kekurangan seperti kesulitan dalam proses pembakaran dikarenakan titik nyala yang tinggi, viskositas yang tinggi dan nilai kalor yang rendah. Oleh sebab itu minyak kelapa tidak dapat langsung digunakan sebagai bahan bakar mesin diesel, sehingga perlu adanya modifikasi dalam penggunaan minyak kelapa sebagai bahan bakar. Salah satu modifikasi yang dilakukan yaitu menambahkan katalis berupa rhodium pada minyak kelapa yang memungkinkan rhodium tersebut akan mempercepat reaksi pembakaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh persentase katalis rhodium terhadap karakteristik pembakaran yaitu visualisasi nyala api meliputi lebar dan tinggi, temperatur nyala api, burning rate dan ignition delay droplet campuran minyak kelapa dan rhodium. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimental nyata. Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu persentase katalis rhodium sebesar 0,00%, 0.01% dan 0.02% serta data minyak pertaDEX yang diambil sebagai pembanding. Variabel terikatnya adalah karakteristik pembakaran berupa visualisasi nyala api yang meliputi lebar dan tinggi api, temperatur maksimal pembakaran, ignition delay dan burning rate. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penambahan katalis rhodium 0.01% menurunkan lebar api akan tetapi penambahan katalis rhodium 0.02% membuat lebar api meningkat dan penambahan katalis rhodium meningkatkan tinggi api hal tersebut dikarenakan penambahan katalis rhodium memicu terjadinya micro-explosion pada saat proses pembakaran. Semakin tinggi penambahan katalis rhodium akan menaikan nilai temperatur pembakaran, ignition delay dan burning rate dan penambahan katalis rhodium membuat nilai burning life time semakin kecil. Sehingga menghasilkan daya yang besar.

English Abstract

In general, the increase of huaman civilization always followed by the increase in energy consumption. This can be seen as an increasing in number and types of vehicles, the establishment of various industries and new products in Indonesia even in the whole world. We know that the supply of conventional oil is now become dwindling and scarce. Thus we need an alternative energy source of the future that is expected to replace the role of fossil fuels as the main energy source. One of those alternative sources is vegetable oil. One of those types is coconut oil that potential as an alternative energy. Coconut oil has it ability to provide an alternative energy which is derived from plants (coconut trees), which trees can be easily found in around places where we live. Especially in Indonesia the amounts of land in archipelago planted with coconut trees is narrow, whether by cultivating or grow by its self. Therefore using coconut oil as renewable fuel is highly recommended. However coconut oil still has lack in its difficulty in the process of burning due to high flash point, has a high viscosity, and has a low calorific value. In consequence, coconut oil cannot be directly used as renewable fuel for diesel engines, so that needs being modified in the use of coconut oil as fuel. One of the modifications had done is by adding a catalyst such as rhodium on coconut oil that enables the rhodium is accelerated the combustion reaction. This study was purposed to determine the influence of the percentage of rhodium catalyst to the combustion characteristics namely visualization of flame embody its width and height, the temperature of flame, burning rate, and ignition delay droplet mixture of coconut oil and rhodium. The method of this research is real experimental research. The independent variables are percentage of catalyst rhodium with adding 0.00%, 0.01%, 0.02% and the data of pertamina DEX oil is used as a comparison. The dependent variables are the flame visualization includes the width and height of fire, maximum temperature of combustion, ignition delay and burning rate. From the research can be concluded that the addition of Rhodium catalyst at 0.01% can reduce flame dimension of width fire, but in addition of Rhodium at 0.02% increase the dimension of width fire and the adding of catalyst rhodium can increase the dimension of height fire, because the addition of catalyst rhodium can increasing the occurrence of micro-explosion during the combustion process. The addition of catalyst rhodium causes the higher maximum temperature of combustion, ignition delay and burning rate and the addition of catalyst rhodium causes the lower value of burning life time. So it produces greater power.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2016/1027/051612672
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Sugiantoro
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/144192
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item