BKG

Adianto, Christian (2016) Solidifikasi/Stabilisasi Kromium (Vi) Menggunakan Semen Dan Abu Pabrik Gula. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Kromium merupakan salah satu limbah logam berbahaya yang banyak ditemukan dari beberapa industri, salah satunya adalah krom heksavalen, Cr (VI) berpotensi 10-100 kali lebih berbahaya dibandingkan Cr (III), oleh karena itu dibutuhkan suatu upaya penanggulangan limbah tersebut, salah satunya dengan cara Stabilisasi dan solidifikasi, dimana limbah di stabilkan dan di enkapsulasi dalam suatu matriks padatan. Binder yang digunakan pada proses enkapsulasi ini adalah dengan semen dan abu pabrik gula. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan kosentrasi larutan krom heksavalen dan penambahan abu pabrik gula terhadap sifat mekanik dan kemampuan monolith untuk mengenkapsulasi krom heksavalen dengan cara menambahkan larutan krom heksavalen sebesar 500, 1000, 1500 ppm ke dalam semen dan untuk mengetahui efek dari penambahan abu dilakukan dengan cara mengganti massa semen dengan abu pabrik gula sebanyak 10 % dari semen yang dipakai . FAS ( faktor Air Semen) yang digunakan sebesar 0.45. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak kosentrasi krom heksavalen yang ditambahkan maka kuat tekan monolith akan menurun dari 33.6-27.6 Mpa, sedangkan dengan penambahan abu kuat tekan juga menurun yaitu antara 31.6-27.6. Dan untuk setting time semakin banyak kosentrasi krom yang ditambahkan maka semakin banyak waktu yang dibutuhkan semen untuk mengeras, dan juga dengan penambahan abu pabrik gula juga memperlama proses setting time monolith. Untuk hasil leaching diperoleh sebesar 0.233-1.252 ppm.

English Abstract

Chromium is one of the dangerous metal waste that commonly found in some industrial plant, one of them is hexavalent chromium (Cr VI). Cr (VI) has dangerous potency 10-100 times higher than Cr (III), therefore it is required some effort to treat this dangerous waste, one of them are stabilization and solidification which stabilized and encapsulation the waste in some monolith matrix. The purpose of this research is to know the effect of adding concentration of hexavalent chromium solution and adding sugar factory ash, against mechanics characteristics and monolith ability to encapsulation hexavalent chromium which done by adding hexavalent chromium solution of 500, 1000, 1500 ppm into cement, and to know the effect of ash addition which done by replacing the mass of cement with sugar factory ash as much as 10% of cement that used. Water Cement Factor (FAS) that used in this research is 0,45. The result shows that adding more concentration of hexavalent chromium will decrease the compressive strength of monolith from 33,6 – 27,6 Mpa, while adding more ash will decrease the compressive too, from 31,6 – 27,6 Mpa. For setting time, the bigger concentration of chromium added, the longer cement took time to hardened, and adding sugar factory ash also makes the process of setting time monolith longer. The leaching results is 0,233 – 1,252 ppm.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2016/1014/051612620
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 660 Chemical engineering and related technologies
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Kimia
Depositing User: Sugiantoro
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/144177
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item