BKG

Aditama, SandhySurya (2015) Pengaruh Prosentase Berat Serbuk E-Glass Terhadap Kekuatan Tarik Dan Porositas Pada A6061 Hasil Squeeze Casting Dan Aging Treatment. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Metal Matrix Composite (MMC) adalah metode pembuatan komposit dengan mengkombinasikan 2 material atau lebih yang berbeda komposisi kimia penyusunnya digunakan untuk memperbaiki sifat mekanik seperti kekuatan, kekakuan dan kekerasan dari material. Pengadukan MMC dapat dilakukan dengan stir casting. Stir casting adalah metode untuk mencampur matrix dan penguat dalam kondisi logam mencair. Pemilihan metode pengecoran squeeze casting dan Aging treatment dilakukan karena menurut penelitian sebelumnya dapat menurunkan porositas dan meningkatkan kekuatan tarik material. Squeeze casting adalah suatu metode yang menggabungkan beberapa keuntungan dari proses forging dan casting. Sedangkan Aging treatment yaitu proses perlakuan panas yang dilakukan pada spesimen hasil cor. Dalam penelitian ini dibahas tentang pengaruh penambahan serbuk E-glass sebesar 0%, 5%, 7.5%, 10% terhadap kekuatan tarik dan porositas pada silinder A6061 hasil squeeze casting dan Aging treatment. Dengan langkah penelitian adalah melakukan Stir Casting untuk mengaduk MMC dilanjutkan dengan proses Squeeze Casting lalu tahap berikutnya proses Aging Treatment. Setelah itu dilakukan pengujian piknometri untuk mengetahui porositas dan tahap akhir adalah melakukan pengujian tarik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar penambahan prosentase fraksi berat serbuk E-glass menyebabkan porositas yang terjadi semakin meningkat yaitu 0.88%, 1.55%, 1.72%, 2.27% dan kekuatan tarik semakin turun yaitu 200.44 MPa, 177.55 MPa, 167.39 MPa, 138.98 MPa. Meningkatnya porositas disebabkan oleh penggumpalan partikel E-glass dan menurunnya fluiditas logam cair sehingga terjadi solidifikasi dini. Sedangkan menurunnya kekuatan tarik disebabkan porositas yang semakin meningkat

English Abstract

Metal Matrix Composite (MMC) is a method of making composite materials by combining two or more materials which have different chemical composition of the constituent to improve the mechanical characteristic such as strength, rigidity and solidity. MMC stirring can be done with stir casting, a method to mix matrix with intensifier in metal melting conditions. Squeeze casting and aging treatment was chosen because based on the previous studies it can decrease porosity defects and also improve the tensile strength of the material. Squeeze casting is a method that combines some of the advantages of the process of forging and casting while Aging treatment is the process of heat treatment carried out on specimens of cast. This study discussed the effect of the addition of E-glass powder at 0%, 5%, 7.5%, 10% of the tensile strength and porosity defects in the cylinder A6061 from squeeze casting and Aging treatment. There are several steps in this study, Stir Casting for MMC stirring is done first then followed by Squeeze Casting process and the next stage is Aging Treatment process. And then conducted piknometri test to determine porosity and the final stage is the tensile test. The results showed that the larger the percentage addition weight fraction E-glass powders cause increased porosity defect by 0.88%, 1,55%, 1,72%, 2:27% and tensile strength getting down by 200.44 MPa, 177.55 MPa, 167.39 MPa, 138.98 MPa. The increasing of porosity defects caused by particle agglomeration E-glass and decreasing fluidity of molten metal, causing premature solidification. While the decrease of tensile strength caused by the increasing porosity defects.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2015/82/051500754
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/143975
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item