BKG

Suiza, HendryHispano (2015) Pengaruh Air To Liquid Mass Ratio dan Debit Bahan Bakar terhadap Karakteristik Pembakaran Spray Biodiesel Minyak Jarak Pagar pada Twin Fluid Atomizer”. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Beberapa tahun ke depan kebutuhan minyak bumi semakin meningkat. Upaya untuk mengembangkan bahan bakar alternatif sangat dibutuhkan dimasa yang akan mendatang. Hal ini mengingat minyak bumi sebagai bahan galian yang sifatnya tidak dapat diperbarui. Salah satu bahan bakar alternatif yang dapat dikembangkan sebagai pengganti bahan bakar fosil adalah biodiesel minyak jarak pagar. Biodiesel dapat digunakan sebagai bahan bakar kendaraan bermotor maupun sebagai bahan bakar ketel uap dan turbin gas yang umumnya menggunakan twin fluid atomizer. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh air to liquid mass ratio dan debit bahan bakar terhadap karakteristik pembakaran spray biodiesel minyak jarak pagar pada twin fluid atomizer. Variasi ALR yang digunakan sebesar 0.8, 1.1, 1.2, 1.4 dan 1.6 pada debit bahan bakar 2.6, 3.6, 4.6 mL/menit. Karakteristik pembakaran spray yang diamati adalah tinggi api, warna api dan temperatur api. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada debit bahan bakar yang sama dan ALR yang semakin tinggi, diperoleh tinggi api yang semakin memendek dan warna api yang semakin biru. Hal ini disebabkan semakin tinggi nilai ALR maka semakin besar aliran massa udara yang digunakan untuk mengatomisasi cairan. Dengan demikian, liquid jet akan semakin mudah mengalami break up dan menjadi butiran-butiran droplet dengan ukuran yang semakin kecil dan seragam sehingga droplet lebih cepat menguap dan bercampur dengan udara. Kondisi diatas juga akan berlaku pada ALR yang sama dan debit bahan bakar berbeda. Jika debit bahan bakar diperbesar sementara ALR tetap maka aliran udara yang digunakan untuk mengatomisasi juga akan semakin besar. Hal tersebut akan meningkatkan kecepatan udara sehingga didapatkan nyala api yang semakin turbulen dan semakin biru. Dari hasil pengambilan data temperatur api, jika ALR diperbesar maka temperatur api pada arah aksial dan radial akan semakin besar dan distribusinya pun lebih merata. Semakin tinggi ALR maka droplet yang dihasilkan akan semakin kecil dan homogen, sehingga droplet lebih mudah menguap dan bercampur dengan udara. Pada ALR yang sama, meningkatnya debit bahan bakar akan menghasilkan temperatur yang lebih tinggi. Hal ini disebabkan karena semakin tinggi debit bahan bakar maka total energi yang dihasilkan dari proses pembakaran semakin besar, sehingga menghasilkan temperatur api yang lebih tinggi.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2015/688/051506867
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Kustati
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/143823
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item