BKG

Alexsander, Dodi (2015) Perencanaan sistem reliability centered maintenance (RCM) pada instalasi conveyor stacking 2 untuk meningkatkan keandalan mesin di Kaltim Prima Coal. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Teknologi pada saat ini berperan besar pada setiap kegiatan yang ada di masyarakat, hal ini yang membuat masyarakat sangat ketergantungan pada teknologi. Sehingga menuntut alat yang digunakan beroperasi dalam jangka waktu yang sangat lama. Ini disebabkan permintaan akan barang produksi yang besar. Untuk itu diperlukan langkah atau strategi dalam hal untuk mencapai itu semua yaitu perawatan atau maintenance secara berkala agar alat atau mesin tersebut memiliki keandalan yang tinggi. Pada penelitian ini akan menganalisis mengenai peningkatan keandalan pada mesin Conveyor stacking 2 yang berada di PT. Kaltim Prima Coal. Dari data yang diperoleh salah satu mesin yang sering mengalami kerusakan adalah conveyor stacking 2 tersebut. Oleh sebab itu diperlukan suatu metode pemeliharaan yang sesuai agar alat ini dapat beroperasi dalam jangka waktu lama sehingga dapat memenuhi target yang sudah ditetapkan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah RCM (Reliability Centered Maintenance). Dengan cara mengumpulkan semua data kerusakan perusahaan, yang kemudian diurutkan menurut RPN (Risk priority number), sebelum menghitung waktu antar kerusakan kita terlebih dahulu melakukan uji distribusi untuk mengetahui distribusi apa yang cocok untuk mengetahui nilai MTTF (Mean time to failure). Setelah didapatkan jarak waktu antar kerusakan perkomponen, kita dapat menghitung keandalan komponen saat ini dan merencanakan target keandalan yang ingin kita capai sehingga dapat membuat life time alat menjadi panjang. Setelah itu membuat analisis dalam bentuk decision worksheet yang berisi dari hasil yang yang diperoleh setelah melakukan dari tahapan RCM (Reliability Centered maintenance). Komponen kritis yang didapat adalah belt conveyor, idler, pulley, skirtboard, shaft. Sedangkan untuk perhitungan Reliability (keandalan) komponen belt conveyor setelah dilakukan interval pemeliharaan adalah 88% meningkat sebesar 61.89 % dari nilai reliability saat ini yaitu 26.11% dan juga karena jarak perawatan yang sangat singkat dimungkinkan untuk melakukan redesain. Reliability (keandalan) komponen Idler setelah dilakukan interval pemeliharaan adalah 89.14 % meningkat sebesar 48.70 % dari nilai reliability saat ini yaitu 40.44 % interval pemeliharaan yang dimaksud adalah condition maintenance pada setiap komponennya. Reliability (keandalan) komponen pulley setelah dilakukan interval pemeliharaan adalah 90.92 % meningkat sebesar 50.17 % dari nilai reliability saat ini yaitu 40.75 %. Reliability (keandalan) komponen skirtboard setelah dilakukan interval pemeliharaan adalah 90.35 % meningkat sebesar 49.13 % dari nilai reliability saat ini yaitu 41.22 %. Reliability (keandalan) komponen Shaft setelah dilakukan interval pemeliharaan adalah 90.86 % meningkat sebesar 61.07 % dari nilai reliability saat ini yaitu 29.79%.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2015/502/051506002
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/143609
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item