BKG

Kurnianto, Oddy (2015) Analisa Termodinamika Pada Turbin Gas 2X Centaur 40-4710 di SP Niru– Field Limau. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Dalam dunia perindustrian saat ini, menuntut adanya perkembangan teknologi guna meningkatkan efisiensi dan produktifitas yang lebih tinggi. Pengaplikasian teknologi yang tinggi tentunya akan diimbangi dengan pemakaian energi listrik yang besar pula. Oleh sebab itu, dipilihlah turbin gas sebagai pembangkit listrik (power plant) yang menghasilkan energi listrik yang besar untuk menunjang kebutuhan produksi dan sistem kelistrikan yang ada. Tetapi di sisi lain, penggunaan turbin gas ini sangat membutuhkan perhatian yang serius dalam hal pengoperasiannya. Pada kondisi aktual, turbin gas memiliki siklus yang berbeda (menyimpang) dari siklus ideal (brayton cycle). Penyimpangan ini terjadi karena fluida kerjanya merupakan jenis gas ikutan minyak (associated gas) sehingga kalor spesifiknya tidak akan pernah konstan. Oleh sebab itu asumsi gas ideal tidak akan pernah terwujud. Hal lain yang perlu diketahui juga, bahwa instalasi turbin gas yang bekerja pada siklus terbuka sensitif terhadap perubahan suhu bahan bakar dan akan menghasilkan daya yang kurang optimum apabila suhu bahan bakar terlalu tinggi. Untuk membuktikan seberapa besar penyimpangannya dan solusi apa yang akan diberikan agar performansi aktual bisa lebih mendekati performansi teoritisnya, maka perlu didapatkan nilai suhu bahan bakar yang optimum serta perhitungan beberapa parameter unjuk kerja turbin gas menggunakan analisa termodinamika. Penelitian ini dilakukan di Stasiun Pengumpul (SP) Niru, PT. Pertamina EP –Field Limau pada bulan April 2014, dengan instrumen yang digunakan berupa Turbine Gas Generator (GTG) yang terdiri dari kompresor (compressor), ruang bakar(combustor), turbin (turbine), dan generator. Turbin gas beroperasi secara penuh dan untuk memonitor performa-nya maka dapat melihat seluruh parameter prosesnya di interface control panel yang berada di ruang kontrol. Terkait penelitian pengaruh bahan bakar terhadap nilai parameter unjuk kerja turbin gas, maka diambil variasi suhu bahan bakar sebesar 297.03, 307.03, 317.03, 322.03, 323.15, 324.26, 325.92, dan 328.15 Kelvin. Penelitian ini membuktikan bahwa siklus turbin gas ideal (brayton cycle) tidak akan terwujud dalam pengoperasian aktual turbin gas dikarenakan proses (kompresi dan ekspansi) tidak mungkin berlangsung secara isentropik dan fluida kerja kerja yang digunakan bukanlah gas ideal dengan kalor spesifik yang konstan. Selain itu didapatkan pula nilai suhu bahan bakar untuk unjuk kerja turbin gas optimum pada 323,15 Kelvin

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2015/475/051505975
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/143578
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item