BKG

Rahardja, RezaAngga (2015) Uji Emisi Gas Buang Motor Bensin 4 Langkah Sistem Injeksi Dengan Bahan Bakar Compressed Natural Gas. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Dalam beberapa dekade ini masalah pencemaran udara oleh sektor transportasi yang menggunakan bahan bakar minyak sangat berdampak buruk terhadap kelangsungan hidup karena menghasilkan emisi CO dan HC. Pada masalah yang dihadapi tersebut telah ada salah satu inovasi untuk mengurangi masalah tersebut, yaitu sistem injeksi kontrol elektronik, tetapi masih perlu dilakukan langkah preventif untuk mengatasi masalah tentang bahan bakar minyak yang menghasilkan emisi tidak ramah lingkungan, oleh karena itu diperlukan sumber energi alternatif. Compressed Natural Gas (CNG) adalah bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar minyak yang mempunyai tingkat emisi yang lebih rendah, sehingga lebih ramah lingkungan. Berdasarkan latar belakang tersebut dilakukan penelitian tentang uji emisi gas buang motor bensin 4 langkah sistem injeksi dengan bahan bakar Compressed Natural Gas. Adapun tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah hasil uji emisi gas buang motor bensin 4 langkah sistem injeksi dengan bahan bakar Compressed Natural Gas. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian eksperimental (experimental research), yaitu dengan melakukan pengamatan kejadian secara langsung sehingga dapat mengetahui pengaruh massa alir bahan bakar CNG terhadap emisi gas buang pada motor bensin 4 langkah sistem injeksi. Instalasi pengujian menggunakan motor bensin 4 langkah satu silinder bervolume 124.8 cc dengan kompresi rasio 9.3 : 1 yang dikondisikan statis. Variasi massa alir bahan bakar CNG 25,32 mg/s, 31,64 mg/s, 37,64 mg/s, 43,92 mg/s, 50,19 mg/s, 56,46 mg/s, 63,84 mg/s, 70,22 mg/s, 80,57 mg/s, 87,28 mg/s, 104,01 mg/s, 111,44 mg/s divariasikan pada massa alir udara 1034,88 mg/s, 1317,12 mg/s, 1881,6 mg/s. Tekanan CNG diatur sebesar 3 bar serta pengujian emisi gas buang dilakukan dengan stargas 898. Penambahan massa alir bahan bakar mengakibatkan emisi CO2 dan putaran mesin naik hingga titik stoikhiomeri lalu turun setelahnya, untuk emisi CO dan HC turun hingga titik stoikhiometri lalu naik setelahnya serta mengakibatkan emisi O2 dan excess air turun. CNG memiliki kandungan emisi CO, HC, dan CO2 yang lebih rendah 78%, 94%, dan 37% daripada bensin, sedangkan untuk O2, excess air dan putaran mesin yang lebih tinggi 43%, 14%, dan 62%.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2015/454/051505954
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/143555
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item