BKG

Badriyah, SitiRomlahNurul (2015) Pengaruh Kecepatan Pengadukan terhadap Pembentukan Pellet Rhizopus oryzae pada Fermentasi Asam Laktat. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Asam laktat merupakan asam organik yang dapat diperoleh dengan cara sintesis kimia dan fermentasi karbohidrat. Beberapa penelitian pada fermentasi asam laktat menggunakan Rhizopus oryzae memberikan hasil yang lebih menguntungkan karena dapat menekan biaya untuk proses pretreatment. Kultur Rhizopus memiliki morfologi yang kompleks yaitu dapat membentuk filamen tidak bercabang, filamen bercabang, miselia rumpun(clump), dan pellet. Pada peneliti sebelumnya, permasalahan yang sering dihadapi dalam fermentasi asam laktat pada kondisi batch yaitu terjadinya pembentukan pellet yang dapat menurunkan transfer massa antara Rhizopus dengan substrat sehingga menyebabkan rendahnya produk asam laktat yang dihasilkan. Hal ini dapat dihindari dengan adanya proses mekanik yaitu pengadukan. Pengadukan dapat menghindari pmbentukan pellet yang baik untuk proses perpindahan massa sehingga dapat meningkatkan produksi asam laktat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kecepatan pengadukan terhadap morfologi Rhizopus oryzae dan produk fermentasi asam laktat dengan tepung tapioka sebagai substrat. Beberapa variabel tetap adalah T= 3 ℃ (±3 ℃), pH= 6, komposisi C/N rasio adalah 3,2. Pengambilan sampel dilakukan pada waktu 24, 36, 48, 60, dan 72 jam lalu dilakukan analisa morfologi Rhizopus oryzae menggunakan mikroskop dengan perbesaran 40 kali. Produk fermentasi dinyatakan sebagai total produk asam yang ditentukan dengan metode titrasi asam-basa. Hasil dari penelitian ini yaitu kecepatan pengadukan mempengaruhi morfologi Rhizopus oryzae dan total produk asam. Pada kecepatan pengadukan 150 rpm morfologi Rhizopus oryzae berupa filamen. Pembentukan pellet lebih cenderung terjadi pada kecepatan pengadukan 0 rpm sedangkan pada kecepatan pengadukan 300 rpm cenderung terjadi putus-putus pada filamen Rhizopus oryzae. Produk asam yang dihasilkan pada kecepatan pengadukan 0, 150, dan 300 rpm berturur turut adalah 0,23 mol/L, 0,24 mol/L, dan 0,21 mol /L pada waktu 36 jam yang merupakan waktu optimum dalam fementasi asam laktat menggunakan media tepung tapioka oleh Rhizopus oryzae.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2015/369/051504746
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 660 Chemical engineering and related technologies
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Kimia
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/143453
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item