BKG

Budirta, INyomanSonny (2014) Pengaruh Waktu Peleburan terhadap Porositas dan Struktur Mikro pada Pengecoran Al dan Cu. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Aluminium merupakan logam non ferrous yang memegang peranan penting dalam berbagai industri, beberapa diantaranya digunakan dalam industri pesawat terbang, industri otomotif. Aluminium dengan paduannya banyak dipilih karena mempunyai strenght-to-weight ratio yang tinggi, tahan korosi dan lain-lain dibandingkan dengan unsur paduan yang lain. Jika dipadukan dengan unsur tembaga dapat menggantikan stainless steel untuk kondisi cryogenic . Pada penelitian ini akan dilakukan pengecoran Al dan Cu dengan memvariasikan waktu ( holding ) saat peleburan . Aluminium dan tembaga akan dilebur secara bersamaan dengan menggunakan tungku listrik pada suhu 950 o C dan waktu peleburan akan divariasikan 1.5, 2, 2.5, 3, dan 3.5 jam. Kemudian hasil dari casting yang berupa ingot duralumin akan dilakukan pengujian piknometri untuk menentukan prosentase porositas dan menentukan diameter butiran foto mikrostruktur dengan metode planimetri Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin lama waktu peleburan menyebabkan porositas pada hasil casting bertambah. Hal ini disebabkan karena hidrogen yang terlarut ketika peleburan akan bertambah karena proses difusi menyebabkan terjadinya banyak pori saat solidifikasi. Dari hasil perhitungan diameter butiran dengan menggunakan metode planimetri didapatkan semakin lama waktu peleburan diameter butir semakin kecil, hal ini disebabkan karena kelarutan tembaga yang semakin besar pada hasil casting , yang nantinya akan mempercepat proses solidifikasi.

English Abstract

Aluminum is non ferrous metal plays an important role in a variety of industries , some of which are used in the aircraft industry , the automotive industry . Aluminum alloy was chosen because it has the strenght - to-weight ratio is high, corrosion resistant and others compared with other alloying elements . If combined with copper elements can replace stainless steel for cryogenic conditions. In this study will be casting of Al and Cu by varying the time ( holding ) when smelting . Aluminum and copper will be merged together using an electric furnace at a temperature of 950 ° C and melting time will be varied 1.5 , 2 , 2.5, 3 , and 3.5 hours . Then the results of which form of ingot casting will be tested piknometri to determine the percentage of porosity and microstructure determine the diameter of the granules with methods planimetri. The results showed that the longer the time of fusion causes increased porosity in the casting results . This is because hydrogen dissolved when melting will increase due to the diffusion process causes a lot of pores while solidification. From the calculation of planimetri method, the result showed that in more melting time the diameter of granules will be smaller, this was due to the greater solubility of copper in the casting results , which will speed up the process of solidification.

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2014/722/051408322
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Hasbi
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/143057
Text
COver_dan_Lemper.pdf

Download | Preview
Text
DAFTAR_ISI.pdf

Download | Preview
Text
BAB_I.pdf

Download | Preview
Text
BAB_II.pdf

Download | Preview
Text
BAB_III.pdf

Download | Preview
Text
BAB_IV.pdf

Download | Preview
Text
BAB_V.pdf

Download | Preview
Text
DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item