BKG

Darma, GammaSistya (2014) Pengaruh Variasi Temperatur dan Holding time Terhadap Ketahanan Aus Ginding Ball di PT.SEMEN INDONESIA. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Kemajuan teknologi dan penelitian menuntut adanya efisiensi pada perusahaan industri agar harga produk dapat dijangkau konsumen. Salah satu komponen yang dapat diefisiensikan yaitu grinding ball. Grinding ball(bola penggiling) digunakan untuk menghancurkan material sesuai ukuran (mesh) yang diinginkan dalam kecepatan dan kapasitas tertentu. Komponen ini digunakan diCrusher dan Cement Mill pada proses pembuatan semen. Dengan meningkatkan life timegrinding ball diharapkan mampu mempengaruhi biaya produksi secara cukup signifikan, mengingat kebutuhan industri semen akan grinding ball cukup besar.Permasalahan yang sering terjadi padagrinding ball yaitupenyusutan akibat panas pada mill, pecah sebelum life time dan tidak ratanya permukaan sehingga tidak dapat bekerja dengan optimal. Pack carburizing adalah suatu proses rekayasa permukaan dengan cara menyisipkan karbon secara interstisi menggunakan prinsip heating dalam dapur listrik dan senyawa kimia sehingga menghasilkan permukaan yang keras namun bagian dalamnya masih ulet.Fungsi pack carburizing ini meningkatkan kekerasan dan meningkatkan ketahanan aus grinding ball.Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh variasi temperatur dan holding time terhadap ketahanan aus grinding ball. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimental dengan variabel bebas berupa variasi temperatur 875°C,925°C,950°C,975°Cdan holding time selama 30, 45, 60, 75 menit. Variabel terkontrol yang digunakan berat grinding ball 100 gram diameter 30mmgrinding ball tersebut diujikan pada instalasi ball mill. Grinding ball dengan pelapisan di simulasikan untuk menggiling pasir kuarsa dalam waktu 60 menit. Pada saat simulasi, grinding ball mengalami kehilangan berat. Hal ini menunjukkan bahwa telah terjadi laju keausan yang mempengaruhi ketahanan aus. Hasil penelitian pada proses pack carburizingmenunjukkan bahwa kekerasan maksimal terjadi pada pack carburizing dengan temperatur 975°C dan holding time 75 menit. Hal ini terjadi akibat pengaruh aktivasi atom dan holding time semakin lama semakin banyak karbon yang tersisip. Pada pengujian laju keausan terkecil adalah pada pack carburizing temperatur 875°C dan holding 30 menit yaitu 0.00031 gram/detik. Fenomena keausan terjadi akibat gaya impact dan gaya gesek grinding ball pada instalasi ball mill. Dengan demikian, semakin meningkatnya kekerasan pada proses pack carburizingmenyebabkan laju keausan grinding ball semakin kecil dan ketahanan aus semakin besar. Penelitian ini dapat menjadi dasar untuk penelitian selanjutnya yang berhubungan dengan konsentrasi senyawa kimia BaCO3 untuk penambah gas CO dan pengaruh liner dari instalasiball millterhadap laju keausan.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2014/610/051406017
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Hasbi
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/142934
Text
1.COVER.pdf

Download | Preview
Text
2.KATA_PENGANTAR.pdf

Download | Preview
Text
3.DAFTAR_ISI,TABEL,GAMBAR,LAMPIRAN.pdf

Download | Preview
Text
4.RINGKASAN.pdf

Download | Preview
Text
5.BAB_I.pdf

Download | Preview
Text
6.BAB_II.pdf

Download | Preview
Text
7.BAB_III.pdf

Download | Preview
Text
8.BAB_IV.pdf

Download | Preview
Text
9.BAB_V.pdf

Download | Preview
Text
10.DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item