BKG

Y, DianSuryaEka (1900) Pengaruh Diameter Lubang Orifice Plate Terhadap Faktor Koreksi Orifice Meter. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Sistem perpipaan mempunyai peran yang sangat penting dalam berbagai sektor, misalnya pada sektor industri, penyulingan minyak, pembangkit listrik, dan lain-lain. Sistem perpipaan membutuhkan alat ukur yang berguna untuk mengetahui kinerja sistem agar berjalan dengan baik. Untuk dapat mengukur debit aliran fluida yang mengalir di dalam pipa, dapat menggunakan alat ukur seperti rotameter, venturi meter, dan orifice meter. Dalam dunia perindustrian, alat ukur aliran (flow meter) yang umum digunakan adalah orifice meter. Orifice meter dipilih karena memiliki beberapa keunggulan jika dibandingkan dengan flow meter lainnya, seperti harga yang murah dan cara pembuatan yang sederhana. Akan tetapi, di balik keunggulan tersebut, orifice meter memiliki kekurangan, yaitu akurasi pengukuran debit yang rendah. Orifice plate multilubang merupakan salah satu solusi untuk mengatasi rendahnya hasil pengukuran pada orifice meter. Dengan jumlah lubang lebih dari satu, aliran fluida lebih cepat kembali fully developed, sehingga pressure drop menurun, dan angka faktor koreksi orifice meter meningkat. Salah satu parameter penting pada orifice plate multilubang adalah diameter lubang orifice plate, yaitu diameter tiap lubang pada orifice plate multilubang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen nyata (true experimental research). Variabel bebas pada penelitian ini adalah diameter lubang orifice plate, yaitu 7 mm, 8 mm, 9 mm, 10 mm, 11 mm, dan 12 mm, dan debit aliran fluida, yaitu 1200 liter/jam, 1300 liter/jam, 1400 liter/jam, 1500 liter/jam, 1600 liter/jam, 1700 liter/jam, dan 1800 liter/jam. Variabel terikat adalah faktor koreksi orifice meter. Variabel terkontrol adalah diameter hub orifice plate, yaitu 20 mm, dan jumlah lubang orifice plate, yaitu 4 buah lubang. Dari analisis hasil penelitian, semakin besar diameter lubang orifice plate, pressure drop yang terukur manjadi semakin rendah. Nilai pressure drop yang rendah disebabkan oleh berkurangnya losses yang terjadi saat fluida mengalir, aliran fluida lebih cepat kembali fully developed, dan faktor koreksi orifice meter semakin meningkat.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2014/584/051405526
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Hasbi
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/142902
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item