BKG

Ananda, RendyArtinDwi (2014) Karakteristik Pembakaran Heksana Pada Mesoscale Combustor Dengan Preheated Multiple Fuel Inlet. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik pembakaran heksana (C6H14) pada meso-scale combustor dengan metode preheated multiple fuel inlet. Alasan dipilihnya heksana yang merupakan bahan bakar cair pada penelitian ini karena penggunaan bahan bakar cair dirasa lebih efisien serta memiliki keunggulan keamanan dari segi storage dan distribusinya, dibandingkan dengan bahan bakar gas yang selama ini telah banyak digunakan pada meso-scale combustor. Karakteristik pembakaran yang diamati pada penelitian ini adalah flammability limit, visualisasi bentuk nyala api dan temperatur nyala api. Meso-scale combustor yang digunakan terbuat dari susunan tembaga dan quartz glass tube dengan diameter dalam sebesar 3,5 mm. Heksana diinjeksikan ke sebuah saluran pada dinding combustor dengan ukuran lebar 2 mm dan tinggi 0,5 mm yang berfungsi sebagai tempat pemanasan dan penguapan bahan bakar. Setelah menguap bahan bakar didistribusikan ke bagian dalam combustor melalui 5 buah lubang inlet yang masing - masing berdiameter 0,5 mm. Pada bagian dalam combustor juga terdapat dua buah mesh yang berfungsi untuk meratakan distribusi uap heksana dan juga berperan sebagai flame holder. Pada penelitian ini debit heksana diatur menggunakan syringe pump sedangkan debit udara diatur menggunakan flowmeter. Data debit heksana dan udara tersebut kemudian diolah menjadi grafik flammability limit. Proses penyalaan serta preheating pada penelitian ini menggunakan burner berbahan bakar LPG dengan debit udara dan bahan bakar yang sudah diatur pada titik stoikiometrinya, sehingga dapat menghindari pembentukan jelaga. Untuk pengambilan data temperatur dilakukan menggunakan rangkaian thermocouple-data logger-laptop pada variasi nilai rasio ekuivalen 1,25, 1,3745 dan 1,5 dengan kecepatan reaktan tetap pada nilai 25,7519cm/s. Serta pada variasi kecepatan reaktan 23cm/s, 25,7519cm/s, 28cm/s dengan nilai rasio ekuivalen tetap pada 1,3745. Sedangkan untuk pengambilan data visualisasi bentuk nyala api dilakukan menggunakan kamera berlensa makro pada titik yang sama dengan pengambilan data temperatur. Dari hasil pengujian didapatkan flammability limit pada zona campuran kaya dengan batas rasio ekuivalen terendah pada nilai 1,1046 dan tertinggi pada nilai 1,7554. Sedangkan kecepatan reaktan terendah dimana api stabil di dalam combustor adalah 18 cm/s dan kecepatan reaktan tertingginya adalah 32.2 cm/s. Visualisasi bentuk nyala api menunjukkan bahwa nyala api menjadi semakin terang dan lebar seiring dengan kenaikan kecepatan reaktan dan semakin menyempit seiring dengan kenaikan rasio ekuivalen. Bentuk api pada penelitian ini tampak tidak simetris terhadap sumbu combustor. Hal ini dikarenakan distribusi uap heksana di dalam combustor tidak merata keseluruh bagian sehingga menyebabkan proses pembakaran di dalam combustor menjadi tidak homogen. Hal tersebut juga mengakibatkan rasio ekuivalen yang didapat pada penelitian ini berada pada zona campuran kaya. Dari penelitian juga didapat bahwa nilai temperatur api semakin meningkat ketika rasio ekuivalen mendekati 1 (stoikiometri) dan semakin meningkat seiring dengan kenaikan kecepatan reaktan.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2014/531/051405343
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/142842
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item