BKG

Rizkiani, AnggiAstriana (2014) Pengaruh Spindle Speed, Feed Rate,dan Kemiringan Pahat Pada Proses Pemakanan Conventional Miring Menggunakan Pahat End Mill Terhadap Kekasaran Permukaan,. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Proses milling merupakan salah satu proses pemotongan yang sering digunakan dalam suatu proses produksi. Mesin milling merupakan suatu proses dimana alat potong berputar pada sumbunya dan melakukan pemakanan terhadap benda kerja. Mesin milling dilakukan untuk pemakanan permukaan benda kerja dengan akurasi yang tinggi. Pada proses milling terdapat parameter pemotongan dan geometri pahat yang dapat mempengaruhi hasil kekasaran permukaan pada hasil akhir produk. Kekasaran permukaan merupakan faktor utama untuk evaluasi produk dapat diterima atau tidak. Kekasaran permukaan adalah salah satu penyimpangan yang disebabkan oleh kondisi pemotongan dari proses pemesinan. Jika kekasaran permukaan yang tinggi akan mengakibatkan kinerja komponen pasangan produk yang dihasilkan akan terganggu. Dalam suatu proses milling masih dimungkinkan untuk penerapan beberapa strategi untuk menghasilkan parameter yang lebih optimum sehingga didapatkan kualitas permukaan yang lebih baik yaitu dengan proses pemakanan miring (oblique). Penelitian ini menggunakan pahat ball nose end mill dari bahan karbida dengan pemakanan conventional miring pada benda kerja alumunium 6061 yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kekasaran permukaan pada proses pemakanan conventional miring menggunakan pahat end mill untuk masing – masing parameter dan mencari kombinasi kecepatan spindle, kecepatan pemakanan, dan sudut kemiringan pahat end mill yang dapat memprediksi kekasaran permukaan. Dalam hal ini, pengaturan sudut kemiringan pemesinan dapat meningkatkan kinerja alat dan permukaan kekasaran. Pada proses pemakanan conventional miring ini menggunakan 3 variasi spindle speed yaitu 700, 800, dan 900 rpm; 3 variasi feed rate yaitu 100, 200, dan 300 mm/min; serta 3 variasi kemiringan pahat yaitu 1°, 3°, dan 5°. Masing – masing spesimen diuji kekasaran permukaannya (Ra). Hasil dari penelitian ini diolah menggunakan Multiple Regression Linier untuk mendapatkan model matematis dari proses pemesinan yang dilakukan. Hasil yang didapatkan berupa persamaan Ra = 0.513 – 0.001x1 + 0.006X2 – 0.017x3 dimana nilai x1 adalah koefisien spindle speed, x2 adalah koefisien feed rate, dan x3 adalah koefisien kemiringan pahat dengan koefisien regresi kesesuaian terhadap data hasil pengujian adalah 98.9 persen. Hal ini dapat digunakan untuk memprediksi nilai kekasaran permukaan untuk memilih parameter yang sesuai yaitu spindle speed, feed rate, dan kemiringan pahat. Feed rate memiliki pengaruh positif (berbanding lurus) terhadap kekasaran permukaan sedangkan spindle speed dan kemiringan pahat memiliki pengaruh negatif (berbanding terbalik). Sedangkan parameter yang paling berpengaruh terhadap kekasaran permukaan hasil benda kerja adalah kemiringan pahat, dimana koefisien dari kemiringan pahat diperoleh berdasarkan pada persamaan regresi yang telah didapat dan nilai kekasaran permukaan yang paling rendah didapatkan pada parameter spindle speed 900 rpm, feed rate 100 mm/min, dan kemiringan pahat 5° dengan nilai kekasarannya 0.58667 μm

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2014/357/051404730
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Hasbi
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/142645
Text
BAB_I.pdf

Download | Preview
Text
BAB_II.pdf

Download | Preview
Text
BAB_III.pdf

Download | Preview
Text
BAB_IV.pdf

Download | Preview
Text
BAB_V.pdf

Download | Preview
Text
daftar_pustaka.pdf

Download | Preview
Text
PENGANTAR_daftar_isi_dkk.pdf

Download | Preview

Actions (login required)

View Item View Item