BKG

Christiarizal, MarvinoArya (2014) Tekanan Udara Forced Draft Terhadap Geometri Serbuk Kuarsa Pada Sistem Ballmill,. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Sebagai Salah Satu Negara Dengan Wilayah Yang Luas, Indonesia Memiliki Sumber Daya Alam Yang Melimpah. Salah Satu Dari Sumber Daya Alam Tersebut Adalah Pasir Kuarsa. Dalam Dunia Industri Pasir Kuarsa Sangat Berperan Aktif, Khususnya Sebagai Bahan Utama Pembuat Kaca Dan Gelas. Mineral Merupakan Benda Padat Homogen Yang Terbentuk Secara Alami Melalui Proses Anorganik Dan Mempunyai Komposisi Kimia Tertentu. Pasir Kuarsa Merupakan Salah Satu Dari Mineral Yang Berada Pada Kelompok Silikat. Susunan Pasir Kuarsa Sebagian Besar Terbentuk Oleh Silika (Sio2). Proses Pembentukan Pasir Kuarsa Menjadi Serbuk Kuarsa Menggunakan Ball Mill. Pada Sistem Ball Mill Kuarsa Dihancurkan Menggunakan Bola – Bola Baja Yang Berada Pada Tabung tertutup Dan Memiliki Sumbu Secara Horizontal. Pemindahan Serbuk Kuarsa Menggunakan Tekanan Forced Draft Yang Dihembuskan Oleh Blower Hingga Menuju Pada Separator . Pada Separator Serbuk Kuarsa Dipisahkan Dengan Udara. Adapun Tujuan Dari Penelitian Ini Adalah Untuk Mengetahui Hasil Serbuk Yang Terbaik (Ukuran Lebih Kecil Dan Berbentuk Bulat) Setelah Kuarsa Mengalami Reduksi Ukuran Dengan Menggunakan Proses Penghancuran Ball Mill Dan Didorong Menggunakan Tekanan Udara Forced Draft Yang Berbeda. Penelitian Ini Dilakukan Di Laboratorium ??? Landung Sari Pada 2 Januari 2014 – 18 Januari 2014. Deangan Menggunakan Variabel Bebas Tekanan Udara Forced Draft Sebesar 2, 4, 5 Dan 6 Mmh2o. Bola Baja Diameter 42mm Dengan Massa 286gr Sebanyak 13 Buah Dan Bola Baja Berdiameter 27mm Dengan Massa 80gr Sebanyak 3 Buah. Dengan Kecepatan Putar Tabung Sebesar 90 Rpm Yang Dilakukan Selama 30 Menit. Selama 15 Menit Terakhir Blower Dinyalakan Untuk Mendorong Serbuk Kuarsa Yang Telah Dihancurkan Oleh Bola – Bola Baja Selama 15 Menit Pertama Menuju Separator . Sehingga Didapatkan Serbuk Kuarsa Dari Hasil Tekanan Forced Draft . Hasil Penelitian Menunjukkan Massa Yang Dihasilkan Pada Tekanan 2, 4, 5 Dan 6 Mmh2o Mengalami Peningkatan Secara Berurutan Yakni 366g, 406g, 421g Dan 476g. Distribusi Serbuk Kuarsa Pada Tekanan 2 Mmh2o Menunjukkan Ukuran Mesh 60 ≤ 100 Sebesar 42,19%, Mest 100 ≤ 270 Sebesar 55,22% Dan Mesh Diatas 270 Sebesar 2,57%. Pada Tekanan 4 Mmh2o Menunjukkan Ukuran Mesh 60 ≤ 100 Sebesar 32,33%, Mest 100 ≤ 270 Sebesar 61,22% Dan Mesh Diatas 270 Sebesar 32,33%. Pada Tekanan 2 Mmh2o Menunjukkan Ukuran Mesh 60 ≤ 100 Sebesar 39,31%, Mest 100 ≤ 270 Sebesar 57,35% Dan Mesh Diatas 270 Sebesar 3,33%. Sedangkan Efisiensi Meningkat Seiring Dengan Kenaikan Tekanan Udara Forced Draft Yakni Sebesar73,294%, 81,22%, 84,258% Dan 95,248%. Untuk Bentuk Serbuk Kuarsa Yang Terlihat Pada Foto Sem Menampilkan Bentuk Angular Dan Flakey .

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2014/294/051403838
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Budi Wahyono
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/142580
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item