BKG

Arjanggi, Panji (2014) Pengaruh Campuran Minyak Nabati (Vegetable Oil) Dengan High Speed Diesel(HSD) Terhadap Nilai Kalor Dan Komposisi Kimia. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Kebutuhan energi pada saat ini terus mengalami peningkatan terutama energi primer yaitu pemanfaatan bahan bakar minyak baik digunakan untuk sektor transportasi, rumah tangga, pembangkit tenaga listrik, dan industri. Pada dasarnya kebutuhan akan bahan bakar minyak ini dipenuhi oleh bahan bakar fosil yang tergolong bahan bakar yang tidak dapat diperbaharui. Kenaikan harga minyak dunia sampai dengan U$ 100/barel menyebabkan kenaikan harga bahan bakar di Indonesia pada akhir tahun 2005 dan kenaikan pada bulan mei 2013 mempengaruhi perekonomian dan kehidupan masyarakat Indonesia. Berbagai cara untuk menghemat energi pun telah dilakukan oleh masyarakat luas dan industri. Seperti mengganti dengan bahan bakar alternatif melakukan pembatasan penggunaan bahan bakar dan energi. Terutama di dunia industri, pemerintah telah berupaya dalam menghemat penggunaan bahan bakar minyak.(Kementrian ESDM UU No 13, 2012). Salah satu penggunaan bahan bakar minyak yang paling luas penggunaannya adalah penggunaan solar. Solar digunakan di berbagai sektor misalnya pada sektor transportasi solar digunakan sebagai bahan bakar mesin diesel, pada bidang industri solar digunakan sebagai bahan bakar utama biasanya menggunakan solar katagori industri, pada pembangkit listrik solar yang digunakan adalah solar dengan kalori tinggi yaitu High Speed Disel (HSD) baik digunakan untuk PLTD sebagai bahan bakar utama maupun pada PLTU yang digunakan pada saat pembakaran awal sampai pada temperatur tertentu barulah solar digantikan oleh batubara. Penggunaan secara luas yang menyebabkan kebutuhan untuk bahan bakar jenis solar terus meninggkat. Berdasarkan data dari kementerian energi dan sumber daya mineral tahun 2012 tercatat bahwa pertumbuhan kebutuhan energi nasional jauh lebih tinggi dari pada pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan penduduk. Pada data tersebut dengan pertumbuhan penduduk sebesar 1,1% dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,1% pada tahun 2012 kebutuhan akan energi sebesar 7,1% (ESDM, 2013). Dengan meningkatnya kebutuhan energi tentu saja kebutuhan akan solar sebagai bahan bakar primer meningkat.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2014/165/051401426
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Hasbi
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/142440
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item