BKG

Mardana, GedeArifSurya (2014) Pengaruh Lebar Sudu Terhadap Unjuk Kerja Kincir Air Tipe Sudu Lengkung Pada Sistem Aliran Overshot. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Semakin meningkatnya pertumbuhan manusia menyebabkan kebutuhan akan energi khususnya energi listrik semakin meningkat pula. Pada umumnya energi listrik bersumber dari bahan bakar fosil (batu bara, gas alam, solar, dan lain-lain) yang ketersediaannya semakin menipis, sehingga diperlukan suatu alternatif untuk menghasilkan energi listrik yaitu dengan memanfaatkan energi air melalui kincir air. Namun efisiensi kincir air yang masih rendah maka diperlukan penelitian lebih lanjut untuk dapat membuat kincir air dengan daya dan efisiensi yang lebih tinggi. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari lebar sudu pada kincir air sudu lengkung pada sistem aliran overshot terhadap unjuk kerja kincir air. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan metode eksperimental nyata (true experiment research) yang langsung digunakan ke obyek yang akan diuji. Pada penelitian ini menggunakan kincir air tipe sudu lengkung pada aliran overshot, dengan variabel bebas debit aliran air ( 2 m3/jam, 4 m3/jam, 6 m3/jam, 8 m3/jam, dan 10 m3/jam) dan lebar sudu yang digunakan adalah 300 mm, 400 mm, dan 500 mm. Kincir terbuat dari pipa PVC dan akrilik dengan diameter kincir 200 mm, sudut kelengkungan 150, tinggi sudu 70 mm, diameter poros kincir 12 mm dan jumlah sudu 5 buah. Dari hasil penelitian didapat bahwa lebar sudu dan debit aliran air berpengaruh terhadap unjuk kerja kincir air. Dengan meningkatnya debit aliran air maka menyebabkan nilai dari daya air (Water Horse Power) dan daya poros (Brake Horse Power) mengalami peningkatan untuk semua variasi lebar sudu kincir air. Daya air tertinggi didapat pada variasi kincir air dengan lebar sudu 300 mm pada debit aliran air 10 m3/jam yaitu sebesar 1,19 Watt. Daya poros tertinggi didapat pada variasi lebar sudu 400 mm dengan debit 10 m3/jam sebesar 0,18 Watt. Sedangkan nilai efisiensi tertinggi didapat pada rasio kecepatan tangensial (U) terhadap kecepatan aliran air (Vs) sebesar 0,68. Efisiensi tertinggi sebesar 63,29% didapat pada variasi lebar sudu 400 mm dengan besar debit aliran air 2 m3/jam. Hal ini disebabkan karena pada variasi lebar sudu 400 mm memiliki titik tangkap gaya yang lebih besar dibandingkan dengan lebar sudu kincir 300 mm dan 500 mm.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2014/104/051401243
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Hasbi
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/142364
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item