BKG

Antoni, RizkiPrawira (2013) Pengaruh Kecepatan Reaktan Terhadap Air Fuel Ratio Dan Karakterisrik Api Pada Pembakaran Premixed Minyak Kelapa Pada Burner. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Kebutuhan manusia yang terus berkembang memiliki batasan yang tak terhingga akan pemanfaatan sumber daya alam. Karena konsumsi dan kebutuhan yang semakin berkembang dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Bahan bakar fosil yang dipakai saat ini semakin lama semakin menipis. Sehingga kita membutuhkan sumber daya baru untuk pengganti bahan bakar fosil. Salah satu jalan keluarnya adalah minyak nabati. Minyak kelapa termasuk dalam minyak nabati terdiri dari trigliserida dan asam lemak yang merupakan. Kandungan asam lemak minyak kelapa di dominasi oleh sama lemak jenuh dan sangat variatif. karena variasi asam lemak jenuh inilah akan menghasilkan karakterisktik pembakarannya yang berbeda. Selain itu salah satu yang berpengaruh terhadap karakteristik api pembakaran minyak kelapa adalah kecepatan reaktan. Dengan variasi kecepatan reaktan akan terlihat karakteristik api dari pembakaran premixed minyak kelapa pada burner. Penelitian ini dilakukan dengan memanaskan minyak kelapa sampai terbentuk uap, kemudian disalurkan ke burner yang nantinya akan dicampur dengan udara yang dikontrol massa alirnya. Kemudian api dinyalakan dan kecepatan reaktan dinaikkan sampai api terjadi lift off hingga blow off. Dari penelitian didapat bahwa semakin tinggi kecepatan reaktan maka jumlah udara lebih banyak sehingga AFR meningkat dan kecepatan pembakaran akan semakin tinggi dimulai dari 95,5957 cm/s sampai 186,2451 cm/s. Kemudian kecepatan reaktan juga mempengaruhi tinggi api dan temperature api. Dimana tinggi api mengalami penurunan seiring peningkatan kecepatan reaktan sampai terjadi lift off dimana terjadi peningkatan tinggi api, kemudian blow off. Dan temperature api juga mengalami perbedaan suhu dimana pada bagian tepi api memiliki suhu antara 3800C – 5450C. Sedangkan pada bagian center burner berkisar antara 3250C – 5100C. Selain itu juga terdapat perbedaan warna api hasil pembakaran dimana pada awal di dominasi warna kuning yang kemudian berubah menjadi biru dan padam (blow off).

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2013/461/051309798
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Hasbi
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/142191
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item