BKG

Chendyriawan, Ryan (2013) Pengaruh Panjang Runner terhadap Unjuk Kerja Turbin Angin Tipe Bilah Bersirip Bersudu Empat,. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Di Indonesia pembangkit listrik di dominasi berbahan bakar minyak dan gas bumi yang merupakan sumber daya yang terbatas yang tidak dapat diperbaharui sehingga perlu dikembangkan pemanfaatan energi alternatif yang dapat diperbaharui. Salah satu energi alternatif yang mudah dan dapat digunakan adalah angin. Potensi penggunaan turbin angin adalah di daerah pesisir dimana pada daerah pesisir anginnya lebih kencang. Turbin yang diteliti pada penelitian kali ini adalah turbin angin tipe bilah bersirip yang termasuk kategori turbin angin vertikal. Turbin angin vertikal tipe bilah bersirip ini menggunakan sirip yang dapat terbuka dan tertutup sesuai dengan arah datangnya angin, sehingga dapat menurunkan energi drag penghambat. Turbin angin bilah bersirip yang digunakan dalam penelitian ini meggunakan empat buah runner /bilah. Sirip-sirip akan terbuka apabila berlawanan dengan arah angin dan putaran rotor sehingga akan menurunkan energi drag penghambat sebaliknya apabila searah dengan angin dan putaran rotor sirip sirip akan menutup karena dorongan angin itu sendiri sehingga meningkatkan daya dorong. Penelitian dilakukan dengan instalasi wind tunnel di Laboratorium Mesin Mesin Fluida Teknik Mesin Universitas Brawijaya Malang. Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini adalah kecepatan angin dan panjang runner /bilah. Variasi kecepatan angin adalah 5 ; 5,5 ; 6 ; 6,5 ; 7 m/s dan variasi panjang bilah 0,15 ; 0,20 ; 0,25 m. Sedangkan variabel terikatnya adalah torsi, daya poros dan efisiensi. Untuk mendapatkan data-data yang dibutuhkan dilakukan metode bersifat studi eksperimental, selanjutnya hasil eksperimen diolah dengan rumus rumus yang relevan kemudian dilakukan analisis. Dari hasil penelitian diperoleh daya poros (BHP) tertinggi yang dicapai oleh turbin dengan panjang bilah 0,25 m yaitu sebesar 0,022 Watt pada kecepatan 7 m/s. Torsi tertinggi dicapai oleh turbin dengan panjang bilah 0,25 m yaitu sebesar 0,001055 Nm pada kecepatan angin 7 m/s. Untuk efisiensi tertinggi diperoleh pada bilah dengan panjang 0,25 m dan kecepatan angin 6 m/s sebesar 0,82 %. Untuk selanjutnya perlu adanya penelitian lebih lanjut tentang pengaruh jumlah bilah dan berat turbin terhadap kinerja turbin angin bilah bersirip.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2013/347/051307706
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/142074
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item