BKG

Wardaveira, Efriscia (2013) Perencanaan Jumlah Operator dan Mesin Pada Divisi Packaging PT Kimia Farma (Persero) Tbk. Unit Plant Watudakon, Jombang. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

PT Kimia Farma (Persero) Tbk merupakan salah satu perusahaan terkemuka yang bergerak dalam bidang farmasi. PT Kimia Farma (Persero) Tbk Plant Watudakon memiliki 19 produk unggulan. 5 produk dengan jumlah pesanan terbanyak adalah Tablet Tambah Darah, Miconazole Krim-2%, Oxytetrasiklin SM 1%, Oxytetrasiklin SK 3%, Iodine Povidne 10% kemasan botol 30 ml. Dari kelima produk di atas, produk yang memiliki % realisasi terkecil adalah produk Miconazole Krim-2% sebesar 78,17%, atau dapat dikatakan perusahaan hanya mampu memenuhi permintaan sebesar 7.000.341 tube dari 8.954.521 tube pada tahun 2012. Tidak terpenuhinya permintaan pasar untuk produk Miconazole Krim-2% sebesar 1.954.180 tube diakibatkan adanya permasalahan yang terjadi pada divisi packaging. Divisi packaging dibagi menjadi 2 yaitu packaging primer dan packaging sekunder. Pada packaging primer, selama ini belum pernah dilakukan perhitungan kapasitas mesin dan jumlah operatornya untuk dapat memenuhi pesanan. Pada packaging sekunder belum pernah dilakukan perhitungan mengenai waktu standard dan belum adanya SOP mengakibatkan metode kerja yang digunakan oleh masing-masing pekerja berbeda. Untuk memenuhi pesanan pada produk Miconazole krim-2% harus dilakukan dengan memperhitungkan kapasitas mesin yang digunakan pada packaging primer serta perhitungan mengenai berapa operator yang dibutuhkan untuk mengoperasikan mesin tersebut dan menganalisis perancangan kerja pada proses packaging sekunder yang masih menggunakan tenaga manusia. Untuk packaging sekunder, akan dibuat usulan SOP untuk menyeragamkan metode kerja pada packaging sekunder dan akan dilakukan perhitungan waktu baku untuk dapat menentukkan jumlah lintasan yang dibutuhkan untuk dapat memenuhi pesanan. Setelah itu, akan dilakukan penjadwalan shift kerja untuk divisi packaging. Jumlah mesin yang seharusnya digunakan pada packaging primer untuk memenuhi permintaan pasar adalah 2 mesin. Pembuatan SOP dilakukan untuk menyamakan metode kerja yang digunakan pada packaging sekunder. Total waktu standar packaging sekunder untuk menghasilkan 1 kardus besar untuk produk Miconazole Krim-2% adalah 154,02 detik. Tenaga kerja yang dibutuhkan pada divisi packaging adalah 8 orang yang terbagi dalam 2 tim, dimana tiap tim terdiri atas 2 operator pada packaging primer dan 2 operator pada packaging sekunder. Waktu kerja yang telah ditentukan berdasarkan analisis mengenai kebutuhan shift kerja pada packaging primer yaitu 6 hari kerja per minggu dengan 2 shift per hari, 8 jam per shift. Shift akan berulang setiap 2 minggu sekali.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2013/314/051307590
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Hasbi
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/142039
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item