BKG

Yasid, (2013) Pengaruh Power Supply Current Terhadap Lapisan Recast Pada Pemotongan Baja S45C Menggunakan Wire EDM. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Wire EDM merupakan salah satu proses permesinan non konvensional yang proses pemotongan material (material removal) benda kerjanya berupa erosi yang terjadi karena adanya sejumlah loncatan bunga api listrik secara periodik pada celah antara katoda (pahat) dengan anoda (benda kerja) di dalam cairan dielektrik. Pada proses pemotongan dengan wire EDM ada beberapa parameter seperti servo voltage, pulse time on, pulse time off, discharge time, wire tension, wire feet rate, dan power supply current. Pada permukaan benda kerja hasil pemotongan dengan Wire EDM akan selalu terbentuk lapisan recast yang mempunyai sifat mekanis yang berbeda dengan material induknya (tidak homogen). Lapisan recast adalah bagian benda kerja (material induk) yang ikut meleleh kemudian membeku kembali dan membentuk lapisan pada permukaan benda kerja. Lapisan recast terbentuk akibat pengaruh dari panas yang ditimbulkan oleh loncatan bunga api dari kawat. Dari uraian di atas tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh power supply current terhadap lapisan recast pada pemotongan baja S45C menggunakan wire EDM. Pada penelitian ini dilakukan proses pemotongan benda kerja dengan menggunakan : Mesin Wire Edm Mitsubishi BA-8, elektroda kawat kuningan Ø 0,2 mm, dan material benda kerja S45C 22 mm. Benda kerja dipotong melingkar hingga mendapatkan diameter 20 mm dengan mesin wire EDM dengan nilai power supply current 4 ampere, 5 ampere, 6 ampere, 7 ampere, dan 8 ampere. Kemudian untuk pengukuran ketebalan lapisan recast, tiap spesimen dibagi menjadi 3 titik pada permukaannya, sedangkan pengujian distribusi kekerasannya tiap spesimen dibagi menjadi 5 segmen. Hasil penelitian menunjukkan semakin besar power supply current yang digunakan menghasilkan lapisan recast semakin tebal dan nilai kekerasannya semakin besar. Nilai ketebalan tertinggi terjadi pada varisai power supply current 8 Ampere sebesar 35 μm. Dan nilai kekerasan tertinggi juga terjadi pada variasi power supply current 8 Ampere sebesar 277,3 VHN.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2013/202/051305901
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Hasbi
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/141922
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item