BKG

Bahrudin, (2012) Pengaruh Variasi Rasio Lebar Cermin dengan Lebar Photovoltaic pada Kinerja Concentrating Photovoltaic-Mirror System. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Dewasa ini kebutuhan energi semakin meningkat karena konsumsi masyarakat yang bertambah tiap tahun sehingga menyebabkan krisis energi. Krisis energi disebabkan oleh ketergantungan masyarakat pada bahan bakar fosil.Untuk itu diperlukan sumber energi alternatif sebagai pengganti bahan bakar fosil. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan memanfaatkan energi matahari dimana penggunaan photovoltaic pada sistem ini mampu mengkonversikan radiasi matahari menjadi energi listrik tanpa menghasilkan polusi. Concentrating photovoltaic (CPV)-mirror system merupakan teknologi untuk mengoptimalkan kinerja photovoltaic. System ini bisa dikembangkan dengan cara mengatur perbandingan rasio antara lebar cermin dan photovoltaic (L2/L1 = ε). Pada penelitian ini ε divariasikan sebesar 0; 0.5; 0.75; 1; 1.25 dengan inclination angle antara cermin dengan photovoltaic sebesar 65o serta data diambil pada solar time 10.00; 10.30; 11.00; 11.30; 12.00; 12.30; 13.30; 14.00. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui pengaruh variasi ε pada kinerja photovoltaic yang terukur dalam daya listrik dan efisiensi photovoltaic. Alat ukur radiasi yang digunakan berupa pyranometer untuk mengukur radiasi total (total radiation) dan pyrheliometer untuk mengukur radiasi langsung (beam radiation) sedangkan untuk mengukur daya listrik digunakan avometer digital. Penelitian dilakukan di laboratorium Surya dan Energi Alternatif Teknik Mesin Universitas Brawijaya tanggal 15 juli 2012. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan peningkatan ε dapat meningkatkan output daya listrik dan efisiensi photovoltaic. Dalam hasil penelitian di temukan kenaikan daya yang signifikan antara ε = 0.5 dengan ε = 0.75, hal ini dekarenakan pada ε=0.75 pantulan radiasi matahari dari cermin bisa merata di permukaan photovoltaic, sehingga proses konversi energi radiasi matahari ke listrik bisa optimal. Sedangkan pada ε=0.5 terjadi pantulan radiasi matahari yang tidak merata dari cermin ke photovoltaic cell. Radiasi matahari yang tidak merata pada photovoltaic cell akan menyebabkan short circuit sehingga sebagian daya yang dihasilkan photovoltaic akan terbuang. Untuk peningkatan variasi ε = 1 dan ε = 1.25 nilai kenaikan daya tidak signifikan seperti ε = 0.5 dikarenakan pada variasi ε = 1 dan ε = 1.25 pantulan radiasi dari cermin juga tidak merata sehingga terjadi short circuit. Dengan meningkatnya daya photovoltaic dikarenakan pertambahan variasi ε akan menaikkan efisiensi rata-rata sebesar 53.69% dari rasio 0 ke 1.25. Peningkatan efisiensi CPV-mirror system dengan variasi ε tidak terlalu dipengaruhi oleh ketersediaan radiasi matahari yang fluktuatif.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2012/490/051204512
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/141642
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item