BKG

Prasetyo, Andika (2012) Analisis Parameter Geometri Awal Plat Pada Proses Bending Bentuk Jogged Flange Terhadap Cacat Ketidakrataan. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Bending yang merupakan salah satu bagian dari proses pembentukan yang banyak sekali digunakan dalam industri otomotif, khususnya dalam pembuatan body atau rangka kendaraan. Salah satu produk proses bending yang sering sekali diproduksi pada pembuatan body kendaraan ialah bentuk jogged flange. Perusahaan yang bergerak didalam industri sheet metal forming membutuhkan suatu metode yang baik agar dalam proses manufakturnya tidak terjadi banyak cacat produk. Banyak dari industri manufaktur masih menggunakan trial and error sehingga membuat hasil dari try-out sering kali tidak sesuai dengan yang diharapkan. Dengan penelitian analisis parameter geometri awal plat pada proses bending bentuk jogged flange terhadap cacat ketidakrataan ini akan didapatkan pengaruh variasi dimensi awal dari proses wipe bending bentuk jogged flange terhadap cacat ketidakrataan hasil akhir pada sisi belokan flange menggunakan simulasi tiga dimensi. Metode yang digunakan di dalam menyelesaikan masalah dalam penelitian ini adalah eksperimental semu, yaitu melakukan simulasi program dengan software ANSYS Workbench v13 yang berbasis metode elemen hingga. Parameter dimensi awal plat yang dipilih dari proses Bending bentuk Jogged Flange mulai dari tebal plat, perbandingan radius sisi flange, dan perbandingan panjang sisi flange untuk menemukan pengaruhnya terhadap cacat ketidakrataan pada belokan flange. Tahap awal dari penelitian ini adalah pemodelan ini dimulai dengan menggambar bagian-bagian yang terlibat dalam proses yaitu plat, punch, die, dan holder. Tahap berikutnya dari proses pemodelan ialah proses simulasi. Tahap ini dimulai dengan pemilihan data material, meshing, dan displacement untuk punch. Running dilakukan setelah sebelumnya menset jumlah step dan kriteria stop program pada simulation control. Dari hasil penelitian tentang analisis parameter geometri awal plat pada proses pembengkokan bentuk jogged flange dengan simulasi tiga dimensi, dapat diambil kesimpulan bahwa ketidakseragaman deformasi yang terjadi pada proses bending bentuk jogged flange diakibatkan oleh terjadinya kedwisumbuan tegangan pada belokan plat. Perbedaan ketidakrataan ketinggian pada belokan flange, dipengaruhi oleh besarnya tegangan utama yang terjadi pada belokan flange. Dimana besar tegangan utama pada sisi belokan memiliki kecenderungan lebih besar dibanding pada sisi yang rata. Dengan menvariasikan dimensi awal bahan baku plat, dapat dilihat kecenderungan arah dan besar tegangan yang terjadi pada sisi flange. Untuk memperoleh nilai cacat ketidakrataan yang minimal maka sebaiknya perbandingan luasan plat sama besarnya. Semakin besar radius flange maka akan semakin kecil cacat ketidakrataan yang terjadi. Semakin besar tebal platnya maka akan semakin kecil cacat ketidakrataan yang terjadi.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2012/444/051202884
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/141596
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item