BKG

Anindito, Ariyo (2012) Analisis Distribusi Tekanan dan Head Losses pada 180º Long Radius Return Bend dengan Variasi Diameter Pipa,. Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.

Indonesian Abstract

Pada perancangan sistem pemipaan sangat diperlukan ketepatan dalam perancangan sistemnya seperti diameter pipa, sambungan, katup, dan belokan. Pemasangan sistem pemipaan sulit dihindari adanya belokan. Di dalam belokan – belokan tersebut mengalami kerugian energi, hal ini dikarenakan pada belokan terjadi pemisahan aliran dan turbulensi sehingga bisa menimbulkan vortex/swirl . Pada pipa belokan terjadi distribusi tekanan fluida yang berbeda – beda antara titik – titik tertentu yang salah satunya terjadi akibat adanya pemisahan aliran dan turbulensi. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Fenomena Dasar Mesin Teknik Mesin Universitas Brawijaya Malang. Seksi uji pada peneletian ini yaitu, 180° long radius return bend dipasang pada instalasi pipa dan fluida yang digunakan adalah air. Pengukuran tekanan dilakukan pada masing – masing titik pada seksi uji 180° long radius return bend . Titik – titik tersebut terbagi menjadi dua daerah titik pengukuran, daerah I merupakan daerah pada daerah kelengkungan dalam pipa terbagi menjadi 9 titik pengukuran dan daerah II merupakan daerah pada daerah kelengkungan luar pipa terbagi menjadi 9 titik pengukuran. Variabel bebas pada penelitian ini adalah debit aliran yang melewati instalasi pipa yaitu 1000 liter/jam, 1200 liter/jam, 1400 liter/jam, 1600 liter/jam, 1800 liter/jam, dan 2000 liter/jam, sedangkan variabel terikatnya adalah kecepatan fluida, tekanan fluida diukur dengan manometer air dan head losses yang nilainya diperoleh dari perhitungan tekanan fluida tersebut. Pengujian dilakukan pada diameter pipa 38 mm dan 50,8 mm. Untuk mendapatkan data – data penelitian dilakukan dengan metode eksperimen, selanjutnya hasil eksperimen diolah dengan rumus – rumus yang relevan setelah itu dilakukan analisis dengan memberikan penjelasan yang deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu berupa distribusi tekanan dan head losses pada kedua seksi uji. Secara keseluruhan pada kedua diameter pipa tekanan lebih besar terjadi pada daerah II yaitu daerah luar kelengkungan dari pipa, puncaknya pada posisi titik pengukuran ke – 4. Head losses yang lebih besar terjadi pada diameter pipa 38 mm daripada diameter 50,8 mm. Hal ini disebabkan adanya pengaruh dari nilai kecepatan aliran fluida dan bilangan Reynolds pada kedua variasi diameter.

English Abstract

UNSPECIFIED

Other Language Abstract

UNSPECIFIED

Item Type: Thesis (Sarjana)
Identification Number: SKR/FT/2012/245/0512002457
Subjects: 600 Technology (Applied sciences) > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Endang Susworini
URI: http://repository.ub.ac.id/id/eprint/141399
Full text not available from this repository.

Actions (login required)

View Item View Item